Rektor UIN STS Jambi Dorong Lulusan FTK Lanjutkan Studi dan Mandiri Berkarya

Berita 3 menit baca 81 kali dilihat
Rektor UIN STS Jambi Dorong Lulusan FTK Lanjutkan Studi dan Mandiri Berkarya

JAMBI – Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., mendorong para lulusan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) untuk terus melanjutkan pendidikan. Serta memiliki cita-cita yang tinggi, serta mampu mandiri setelah menyelesaikan studi. Pesan tersebut disampaikan Rektor saat memberikan sambutan pada Yudisium XXXII FTK UIN STS Jambi Periode Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Abadi Hotel Jambi, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan fakultas, para wakil dekan, ketua dan sekretaris program studi, dosen, tenaga kependidikan. “Atas nama Rektor UIN STS Jambi, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh peserta yang mengikuti yudisium Fakultas Tarbiyah dan Keguruan,” kata Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd.

Dalam kesempatan itu, Rektor mengungkapkan bahwa pelaksanaan wisuda UIN STS Jambi periode Agustus 2026 direncanakan akan dihadiri Menteri Agama Republik Indonesia. “Insya Allah wisuda periode Agustus akan dihadiri Bapak Menteri Agama Republik Indonesia. Jadwalnya sudah masuk melalui Sekretaris Menteri. Mohon doa agar tidak ada perubahan. Wisuda juga direncanakan dihadiri Gubernur, Wakil Gubernur, dan para bupati di sekitar kampus UIN STS Jambi,” ujarnya.

Rektor juga memberikan apresiasi kepada salah seorang peserta yudisium yang berhasil menyelesaikan studi tanpa skripsi melalui publikasi ilmiah pada jurnal terindeks SINTA 2. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya.

Selain itu, Prof. Kasful Anwar mengajak para lulusan untuk memiliki cita-cita yang besar, tetapi tetap realistis dan dapat diwujudkan. “Gantungkan cita-citamu setinggi langit, tetapi mimpi itu harus nyata. Misalnya, setelah menjadi doktor bercita-cita menjadi profesor atau melanjutkan pendidikan hingga jenjang magister dan doktor,” katanya.

Ia juga mengingatkan para lulusan agar mulai membangun kemandirian setelah menyandang gelar sarjana. “Setelah menjadi sarjana, jangan lagi bergantung kepada orang tua. Gunakan kemampuan yang dimiliki untuk menghasilkan sesuatu, baik melalui pendidikan, usaha, maupun bidang lain yang bermanfaat,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Rektor mendorong para alumni untuk terus meningkatkan kompetensi. “Banyak cara meningkatkan kompetensi. Salah satunya, dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Termasuk di Pascasarjana UIN STS Jambi yang telah menyediakan berbagai program studi,” ujar Prof. Kasful.

Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi, Dr. Hj. Fadlilah, M.Pd., mengatakan yudisium merupakan momentum penting yang menandai keberhasilan mahasiswa menyelesaikan satu tahapan pendidikan. Ia berharap para lulusan tidak hanya mengandalkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadikan akhlak sebagai landasan dalam menjalani kehidupan. “Keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh ilmu, tetapi juga oleh kemuliaan akhlak. Setinggi apa pun ilmu yang dimiliki, tanpa akhlak seseorang tidak akan memperoleh kepercayaan dan keberkahan,” ujarnya.

Menurutnya, para alumni juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik almamater di mana pun berada. “Ke mana pun kalian pergi, ingat bahwa ada almamater UIN STS Jambi yang harus dijaga melalui sikap, perilaku, dan cara berinteraksi dengan sesama,” katanya.

Ketua Panitia, Edi Rozal, M.Pd., melaporkan bahwa Yudisium FTK Periode Agustus 2026 mengusung tema “Pendidik Cerdas dan Berdampak di Era Digital Menuju Indonesia Emas.”

Sebanyak 487 mahasiswa mengikuti yudisium yang berasal dari sembilan program studi, terdiri atas Pendidikan Agama Islam 177 peserta, Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah 103 peserta, Manajemen Pendidikan Islam 75 peserta, Pendidikan Bahasa Arab 29 peserta, Tadris Bahasa Inggris 27 peserta, Tadris Matematika 26 peserta, Tadris Biologi 18 peserta, Pendidikan Islam Anak Usia Dini 18 peserta, serta Tadris Fisika 4 peserta.

Yudisium menjadi penanda berakhirnya proses akademik para mahasiswa sebelum mengikuti prosesi wisuda dan memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved.