Rektor Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., menghadiri acara penganugerahan gelar adat dari Kedatuan Luwu yang diberikan kepada Menag Prof. Dr. H. Andi Nasaruddin Umar, MA. Kegiatan berlangsung pada Jumat (3/10/2025), pukul 09.00–15.00 WITA, dengan penuh khidmat dan nuansa kearifan lokal masyarakat Luwu.

Dalam prosesi adat yang sarat makna itu, Kedatuan Luwu menganugerahkan gelar kehormatan adat kepada Prof. Andi Nasaruddin Umar. Hal ini sebagai bentuk penghargaan atas kiprah, pengabdian, dan kontribusinya dalam dunia pendidikan, kebudayaan, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kemasyarakatan.
Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful Anwar, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya dapat hadir langsung dalam momen bersejarah tersebut. Menurutnya, penganugerahan gelar adat dari Kedatuan Luwu bukan hanya merupakan kehormatan pribadi bagi Prof. Andi Nasaruddin Umar. Melainkan juga pengakuan terhadap peran akademisi dalam menjaga tradisi, memperkokoh persaudaraan, serta membangun harmoni antara agama, budaya, dan masyarakat.
“Kita patut bersyukur karena gelar adat ini menegaskan bahwa akademisi tidak hanya bergerak dalam ruang kelas dan riset, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan kultural dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Prof. Andi Nasaruddin Umar adalah teladan bagi kita semua,”* ujar Prof. Kasful Anwar.
Lebih lanjut, Rektor UIN STS Jambi menegaskan bahwa penghargaan adat ini menjadi simbol penting bagi perguruan tinggi Islam di Indonesia untuk terus mengembangkan peran keilmuan yang berakar pada kearifan lokal sekaligus berorientasi global.
Acara penganugerahan dihadiri berbagai tokoh adat, akademisi, pejabat pemerintah daerah, serta masyarakat Luwu. Prosesi berlangsung khidmat dengan rangkaian tradisi adat Luwu yang khas, sekaligus memperlihatkan kekayaan budaya Nusantara yang harus terus dilestarikan. (*)