JAMBI – Rektor Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., meninjau Pelatihan dan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji dan Umrah Profesional. Kegiatan tersebut berlangsung di Asrama Haji Provinsi Jambi pada Minggu malam (8/2/2026). Peninjauan ini sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan mutu pembimbing ibadah haji dan umrah.
Dalam kegiatan itu, Rektor bersama Wakil Rektor I UIN STS Jambi, Dr. H. Ayub Mursalin, M.A. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, M.Fil.I. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama dalam penguatan sumber daya manusia pembimbing manasik. Selain itu, peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pelatihan berjalan sesuai standar nasional.
Perlu diketahui, kegiatan pelatihan berlangsung selama delapan hari, mulai 6 hingga 13 Februari 2026. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Asrama Haji Provinsi Jambi sebagai lokasi utama. Pelatihan dan sertifikasi ini dikoordinasi oleh Fakultas Dakwah UIN STS Jambi. Selanjutnya, kegiatan tersebut terlaksana atas kerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan peran perguruan tinggi dalam layanan keagamaan.
Secara umum, program ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalitas pembimbing manasik haji dan umrah. Peserta diharapkan mampu memberikan bimbingan ibadah secara tepat, aman, dan sesuai regulasi. Selain itu, pelatihan dirancang untuk memperkuat pemahaman teknis dan fiqh manasik. Materi juga mencakup etika pelayanan serta tanggung jawab pembimbing terhadap jemaah. Pada malam peninjauan, kegiatan diisi pemaparan materi oleh narasumber nasional, H. Abdillah, S.Pd.I.
Ia menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Bina Manasik Haji dan Umrah Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya standarisasi pembimbing manasik. Standar tersebut dinilai krusial demi keselamatan dan kenyamanan jemaah.
Lebih lanjut, kehadiran perwakilan kementerian menegaskan dukungan pemerintah terhadap kegiatan ini. Pemerintah berkomitmen menjaga mutu pembimbing manasik secara berkelanjutan. Rektor UIN STS Jambi menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terbangun. Ia menilai kerja sama ini strategis dalam menjawab tantangan penyelenggaraan haji dan umrah.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak pembimbing. Profesional. Peran tersebut harus diperkuat melalui program pelatihan berbasis kompetensi. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan menghasilkan pembimbing manasik yang berintegritas. Para pembimbing juga diharapkan memiliki pemahaman menyeluruh tentang regulasi ibadah.
Pada akhirnya, sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi diharapkan terus berlanjut. Upaya tersebut menjadi bagian dari peningkatan kualitas layanan haji dan umrah nasional.