Tim Peneliti UIN STS Jambi Raih Apresiasi Internasional dengan Penelitian Inovatif Turunan Kalkon di BioMIC 2025
YOGYAKARTA – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh civitas akademika UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi. Tim peneliti dari universitas ini berhasil mencuri perhatian peserta The 6th International Conference on Bioinformatics, Biotechnology, and Biomedical Engineering (BioMIC 2025). Kegiatan ini diselenggarakan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada 30-31 Juli 2025. Konferensi bergengsi ini menjadi ajang pertemuan ratusan peneliti terkemuka dari berbagai belahan dunia. Peserta yang hadir mewakili negara-negara kawasan Asia, termasuk Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand, Jepang. Juga turut hadir dari kawasan Eropa, Luxembourg, Inggris, Jerman, dan Belanda. Dengan pembagian 10 panel sesuai kategori riset yang berbeda, konferensi ini menjadi wadah ideal untuk pertukaran pengetahuan dan kolaborasi penelitian tingkat global.
“Tujuan utama BioMIC 2025 adalah memberikan platform bagi peneliti untuk mempresentasikan dan mempublikasikan hasil penelitian mereka di tingkat internasional, khususnya yang terindeks Scopus,” ungkap penyelenggara konferensi.
Delegasi UIN STS Jambi yang tampil impresif terdiri dari Dr. Tanti, M.Si. sebagai ketua tim, Wiji Utami, M.Sc dan Riski Dwimalida Putri, M.Si. sebagai anggota tim. Dandy Firmanyah Rifli, S.Si. sebagai asisten peneliti. Yang menjadi sorotan utama adalah presentasi dua artikel penelitian yang didanai oleh Mora the Air Funds dan LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Penelitian ini berfokus pada sintesis turunan kalkon terbaru sebagai kandidat obat untuk antioksidan dan antiinflamasi. Kalkon, sebagai senyawa organik yang memiliki potensi farmakologis tinggi, dikembangkan melalui pendekatan sintesis modern untuk menghasilkan turunan-turunan baru yang lebih efektif. Penelitian ini menjanjikan terobosan dalam pengembangan obat antiinflamasi yang lebih aman dan efisien.
Presentasi tim UIN STS Jambi mendapat sambutan luar biasa dari komunitas peneliti internasional. Para peserta memberikan apresiasi tinggi karena penelitian ini dianggap telah memiliki data kompleks dan pembahasan yang mendalam. “Diskusi yang berlangsung setelah presentasi sangat produktif. Banyak peneliti internasional yang tertarik untuk mendalami metodologi kami. Dan kita berharap dapat melakukan kolaborasi lebih lanjut,” ungkap salah satu anggota tim.
Sebagai bentuk pengakuan terhadap kualitas penelitian yang telah dipresentasikan. Tim UIN STS Jambi mendapat tawaran kolaborasi riset yang sangat berharga dari tim penelitian Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Tawaran kolaborasi ini muncul setelah diskusi mendalam pasca presentasi. Yang mana para peneliti UGM menunjukkan ketertarikan besar terhadap metodologi dan hasil penelitian turunan kalkon yang dikembangkan.
“Ini adalah momentum yang sangat berharga bagi kami. Kolaborasi dengan Fakultas Farmasi UGM, yang merupakan salah satu fakultas farmasi terbaik di Indonesia. Ini akan memberikan akses kepada fasilitas penelitian yang lebih canggih dan expertise yang lebih luas,” ungkap Dr. Tanti, M.Si. sebagai ketua tim. Kolaborasi yang direncanakan akan mencakup pengembangan lebih lanjut senyawa turunan kalkon, termasuk optimasi sintesis, uji aktivitas biologis yang lebih komprehensif, serta kemungkinan pengembangan formulasi obat. Kerjasama ini diharapkan dapat mempercepat proses translasi dari penelitian dasar menuju aplikasi klinis. Konferensi ini tidak hanya menjadi ajang presentasi, tetapi juga momentum strategis untuk membangun jejaring akademik internasional. Tim UIN STS Jambi berhasil menjalin komunikasi dengan berbagai praktisi akademisi dan peneliti profesional dari berbagai negara.
“Harapan kami, partisipasi di BioMIC 2025 ini akan menjadi pintu gerbang untuk kolaborasi penelitian jangka panjang. Kami optimis dapat mengembangkan riset yang lebih berdampak global di masa mendatang,” tegas ketua tim. Keberhasilan tim UIN STS Jambi di forum internasional ini menegaskan komitmen universitas dalam menghasilkan penelitian berkualitas tinggi. Dengan demikian UIN STS Jambi dapat bersaing di kancah global. Penelitian turunan kalkon yang dipresentasikan berpotensi memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan obat-obatan modern, khususnya untuk terapi antiinflamasi. Dengan dukungan pendanaan yang kuat dan tim peneliti yang kompeten, UIN STS Jambi terus membuktikan diri sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu menghasilkan riset inovatif dan relevan dengan kebutuhan global. Pencapaian ini diharapkan akan menginspirasi peneliti muda Indonesia untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di tingkat internasional.