Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

UIN Jambi Tolak Gratifikasi, Korupsi, dan Pungli Menuju Wilayah Bebas Korupsi

UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menegaskan komitmennya dalam menolak segala bentuk gratifikasi, korupsi, dan pungutan liar (pungli). Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung pencapaian Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Sebagai universitas berbasis Islam, UIN Jambi bertekad menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

UIN Jambi menekankan bahwa seluruh civitas akademika harus berperan aktif dalam membangun budaya antikorupsi di kampus. Wakil Rektor I, Ayub Mursalin, menyatakan bahwa kejujuran, amanah, dan integritas adalah nilai yang harus dijunjung tinggi. “Sebagai institusi pendidikan Islami, kami menolak keras segala bentuk gratifikasi, korupsi, dan pungli,” jelas Ayub dalam sebuah pertemuan internal.

Dalam upaya memperkuat komitmen tersebut, UIN Jambi meluncurkan gerakan “Zero Tolerance for Corruption.” Program ini adalah bagian dari dukungan terhadap pemerintah dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di semua instansi pemerintah, termasuk di perguruan tinggi. Gerakan ini mencakup sosialisasi antikorupsi kepada seluruh elemen kampus, termasuk dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Untuk mengawal komitmen ini, UIN Jambi menerapkan sistem pengawasan ketat dalam setiap aspek administrasi oleh Satuan Pemeriksa Internal. Setiap proses administrasi kini diawasi lebih intensif agar tidak ada celah bagi tindakan koruptif. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan kampus.

Selain itu, peran mahasiswa juga sangat ditekankan dalam gerakan ini. UIN Jambi mengajak para mahasiswa untuk aktif tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam menyuarakan dan mengampanyekan gerakan antikorupsi. Mahasiswa diharapkan menjadi pionir dalam menyebarkan nilai-nilai integritas, baik di lingkungan kampus maupun di masyarakat luas.

Melalui berbagai upaya ini, UIN Jambi bertekad tidak hanya menciptakan generasi yang cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas tinggi. Dengan demikian, UIN Jambi turut berkontribusi dalam menciptakan masa depan bangsa yang bersih dari korupsi dan penuh integritas.

Komitmen UIN Jambi ini menunjukkan bahwa upaya pencegahan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk di dalamnya perguruan tinggi. Keberhasilan gerakan antikorupsi di UIN Jambi diharapkan dapat memberi dampak positif bagi pembangunan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses