Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

UIN STS Jambi Bahas Kerja Sama dengan GLA University India

JAMBI — Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi menjajaki kerja sama dengan GLA University, Mathura, India. Pertemuan yang berlangsung secara daring melalui Zoom pada 1 Mei 2026 itu membahas rencana kolaborasi di bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Pertemuan dihadiri oleh Dr. Nutan Kumari, Direktur International Office GLA University, serta Dr. Dion Ginanto, Koordinator Pusat Layanan Kerjasama Internasional UIN STS Jambi, bersama mahasiswa relawan Ingka Maryani.

Dalam diskusi, Dion Ginanto menawarkan sejumlah bentuk kerja sama, mulai dari program mobilitas mahasiswa (summer program, internship), penempatan mahasiswa lintas negara dengan dukungan beasiswa maupun mandiri, pertukaran staf, kuliah tamu, hingga webinar internasional. “Kita dapat memulai dengan kolaborasi yang tidak menggunakan uang terlebih dahulu. Misalnya international webinar atau guest lecture program. Kami tidak ingin kerjasama ini hanya di atas kertas, namun harus ada kegiatan nyata,” ujar Dion.

Menanggapi tawaran tersebut, Dr. Nutan Kumari menyatakan pihaknya akan memulai dari program yang paling mudah dilaksanakan, yakni kuliah tamu dan webinar internasional. Ia bahkan langsung meminta draft Letter of Intent (LoI) untuk dibahas bersama wakil rektor (vice chancellor) pada hari yang sama. “Saya sangat senang dengan awal baik ini, saya akan langsung membahas kerjasama ini dengan vice chancellor sore ini,” kata Nutan.

Kedua pihak membuka peluang untuk menggelar webinar internasional yang sekaligus akan menjadi momentum penandatanganan LoI.

Dalam pertemuan itu, Nutan Kumari juga menyinggung konteks kampusnya. “Mathura, India berjarak dua jam dari Delhi. Di sinilah daerah kelahiran Dewa Krisna, sehingga banyak dijadikan destinasi religius dan spiritual bagi turis,” ujarnya. Ia menambahkan, “GLA University lahir lebih muda dari kampus UIN Jambi. Kami berdiri tahun 1998, masih sangat muda.”

Sementara itu, Dion Ginanto menekankan sejarah panjang UIN STS Jambi. “Islamic State University (UIN STS Jambi) lahir di tahun 1967, memiliki dua kampus di Sungai Duren dan Telanaipura. Kami terletak di Jambi, yang memiliki Candi Muaro Jambi, dalam sejarah dikenal sebagai kampus terbesar dan tertua di Asia Tenggara,” jelasnya.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang diharapkan dapat memperkuat jejaring internasional kedua kampus. “Saya sangat menghargai inisiatif ini. Sesuai harapan pimpinan kampus, semoga ini bukan pertemuan pertama dan terakhir,” tutup Dion.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses