UIN STS Jambi Gelar Rapat Tinjauan Manajemen 2025, Fokus Menuju Akreditasi Internasional
MUARO JAMBI — Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Rapat Tinjauan Manajemen pada Rabu (7/1). Kegiatan tersebut berlangsung di Amphitheater lantai empat Rektorat UIN STS Jambi. Rapat ini menjadi bagian penting dari evaluasi penjaminan mutu internal kampus.
Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful Anwar membuaka secar resmi rapat tinjauan manajemen hari ini. Dalam sambutannya, rektor menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada narasumber, Dr. Syamsurizal, M.Si.
Selanjutnya, Prof. Kasful Anwar memaparkan hasil Audit Mutu Internal tahun 2025. Ia menegaskan bahwa hasil audit menjadi dasar perbaikan berkelanjutan bagi kampus. Menurutnya, instrumen mutu strategis UIN STS Jambi harus dipastikan mampu bersaing secara internasional.
Lebih lanjut, rektor menyoroti masih adanya kelemahan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. Kelemahan tersebut dinilai perlu diidentifikasi dan diperbaiki seluruh unit kerja. Oleh karena itu, setiap unit diminta melakukan evaluasi kinerja secara menyeluruh.
Selain itu, rektor menekankan tantangan rendahnya sertifikasi keahlian mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Kondisi tersebut dianggap dapat mempengaruhi daya saing UIN STS Jambi di tingkat global. Untuk itu, pendirian Lembaga sertifikasi profesi menjadi agenda ke depan.
Sebagai langkah konkret, dibawah pengawasan LPM, setiap fakultas dapat menyiapkan minimal dua program studi. Program studi tersebut diarahkan menuju proses akreditasi internasional secara bertahap. Dengan demikian, peningkatan mutu dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.
Rektor juga menegaskan pentingnya perbaikan dan peningkatan mutu setiap tahun. Perbaikan tersebut bertujuan agar UIN STS Jambi sejajar dengan UIN lainnya di Indonesia. Ia mengajak seluruh sivitas akademika membangun dan menjaga mutu secara bersama.

Sementara itu, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu, Dr. Tanti, menyampaikan laporan pelaksanaan RTM. Ia menjelaskan bahwa RTM merupakan forum strategis peninjauan kepatuhan standar mutu. Forum ini juga menjadi sarana evaluasi capaian kinerja institusi secara menyeluruh. Dalam pelaksanaannya, RTM mengacu pada standar ISO 9001:2015. Standar tersebut digunakan untuk meninjau sistem penjaminan mutu lembaga. Tujuannya adalah memastikan peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
Selain itu, pertemuan ini juga membahas tindak lanjut hasil RTM tahun 2024. Isu internal dan eksternal turut menjadi perhatian utama dalam forum tersebut. Pembahasan tersebut diarahkan untuk mendukung target akreditasi internasional.
Dr. Tanti menyampaikan bahwa hasil Audit Mutu Internal tahun 2025 menunjukkan capaian yang cukup baik. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk transformasi mutu ke depan. Namun demikian, perbaikan tetap perlu dilakukan secara konsisten.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Syamsurizal memaparkan materi utama. Materi tersebut berjudul transformasi SPMI menuju akreditasi internasional dan world class university. Pemaparan tersebut memberikan perspektif strategis bagi pengembangan mutu kampus.
Peserta yang hadir meliputi wakil rektor, ketua lembaga, dekan, dan direktur pascasarjana. Turut hadir wakil dekan, koordinator pusat, kepala bagian, ketua tim kerja, ketua program studi, serta ketua GJM.
