UIN STS Jambi Perkuat Kolaborasi Lingkungan dan Pendidikan melalui Penandatanganan MoU dan MoA
JAMBI – Rangkaian Pekan Lingkungan Hidup 2026 di UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi terus berlanjut. Setelah seminar nasional pengelolaan sampah, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama. Penandatanganan tersebut berlangsung di sela kegiatan seminar nasional yang digelar pada Selasa (2/6/2026). Momentum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan berbagai mitra strategis.
Kegiatan ini dihadiri Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful Anwar, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, serta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN STS Jambi. Hadir pula para narasumber, akademisi, pegiat lingkungan, dan peserta seminar dari berbagai kalangan.
Kerja sama pertama dilakukan antara UIN STS Jambi dan Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Provinsi Jambi. Kedua pihak menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kerja sama tersebut, kedua lembaga sepakat mengembangkan berbagai program bersama. Program tersebut mencakup kegiatan pendidikan dalam konteks Kampus Berdampak. Selain itu, kerja sama juga meliputi pelaksanaan pelatihan penjaminan mutu. Program praktik kerja lapangan juga menjadi bagian penting dalam kesepakatan tersebut.
Tidak hanya itu, kedua pihak juga akan berkolaborasi dalam kegiatan ilmiah. Bentuknya meliputi penelitian, seminar, dan lokakarya yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Selanjutnya, ruang lingkup kerja sama mencakup peningkatan kompetensi sumber daya manusia Islami. Penguatan mutu Program Kampus Berdampak juga menjadi perhatian bersama.
Di bidang teknologi, kedua pihak berkomitmen mengembangkan sistem informasi perguruan tinggi. Langkah tersebut diharapkan mendukung transformasi digital di lingkungan kampus.
Pada kesempatan yang sama, UIN STS Jambi juga menandatangani Nota Kesepahaman dengan Universitas Adiwangsa Jambi. Kerja sama tersebut berfokus pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kesepakatan itu mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kedua kampus juga akan berkolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia.
Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful Anwar, mengatakan kerja sama tersebut memiliki arti yang sangat strategis. Menurutnya, kolaborasi itu menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Ia menilai sinergi antara dunia akademik dan pegiat lingkungan harus terus diperkuat. Terutama dalam menjaga kelestarian ekosistem daerah aliran sungai di Provinsi Jambi. “Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat sinergi. Tujuannya menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kasful Anwar menegaskan bahwa tantangan lingkungan membutuhkan tindakan nyata. Menurutnya, masa depan lingkungan tidak ditentukan oleh banyaknya diskusi semata. Sebaliknya, masa depan lingkungan ditentukan oleh langkah konkret yang dilakukan saat ini. Karena itu, seluruh pihak perlu mengambil peran aktif dalam menjaga bumi.
Ia menegaskan bahwa generasi mendatang tidak boleh mewarisi persoalan sampah yang terus menumpuk. Yang harus diwariskan adalah kesadaran ekologis dan budaya hidup bersih. Selain itu, tanggung jawab moral terhadap lingkungan juga harus menjadi bagian dari karakter masyarakat. Sebab bumi merupakan rumah bersama yang wajib dijaga keberlanjutannya.
Rektor juga berharap kerja sama ini segera diwujudkan melalui berbagai program konkret. Di antaranya penelitian bersama dan pengabdian kepada masyarakat. Program lainnya meliputi edukasi lingkungan dan rehabilitasi kawasan daerah aliran sungai. Pengembangan bank sampah juga menjadi agenda yang akan dikembangkan.
Tidak hanya itu, inovasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat turut menjadi fokus kerja sama. Mahasiswa juga akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan konservasi lingkungan. Melalui kolaborasi tersebut, UIN STS Jambi berharap lahir berbagai inovasi berkelanjutan. Inovasi tersebut diharapkan mampu menjawab tantangan lingkungan yang semakin kompleks di Provinsi Jambi.