Muaro Jambi – Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Ayub Mursalin, secara resmi membuka workshop pemutakhiran Rencana Induk Pengembangan (RIP) Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan ini berlangsung di lantai enam gedung rektorat dan digagas oleh Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Senin (24/2).
Dr. Ayub Mursalin menyambut baik workshop yang dilaksanakan oleh FST hari ini. Dia menekankan bahwa efisiensi memiliki pengaruh terhadap kegiatan Tridharma perguruan tinggi. Meskipun begitu, ia mengajak seluruh civitas akademika untuk tetap semangat dan kuat dalam menghadapi tantangan yang ada.
“Jika kita lemah, maka akan ada banyak hal yang terpengaruh. Oleh karena itu, kita perlu menanamkan kompetensi kepemimpinan agar dapat melahirkan inovasi dan kreativitas,” kata Dr. Ayub Mursalin.
Menurutnya, Tridharma perguruan tinggi tidak mengenal efisiensi, sebab tugas dosen adalah melaksanakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, anggaran tetap diperlukan guna memperlancar berbagai kegiatan akademik.
Ayub juga berharap setiap fakultas dapat memiliki Rencana Induk Pengembangan dengan ciri khas sesuai program studi masing-masing. Dengan demikian, setiap fakultas dapat berkembang sesuai dengan bidang keilmuannya.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Dr. Friyanto, menyambut baik pelaksanaan workshop ini. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap perkembangan penelitian dan PKM di lingkungan kampus.
“Dengan adanya efisiensi, kami berharap dosen dapat lebih mandiri dalam melaksanakan penelitian dan PKM. Efisiensi ini bukan untuk menghilangkan semangat riset dan pengabdian, tetapi justru menumbuhkan kreativitas serta kolaborasi dengan mahasiswa,” ujar Dr. Friyanto.
Dekan Fakultas Sains dan teknologi, Arfan, Ph. D menjelaskan rencana induk pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat ini penting untuk menberi panduan bagi para dosen. “Setelah kita melaksanakan pemutakhiran kurikum, saya harap workshop hari ini dapat memberi ciri khas dari prodi di FST,” jelasnya.

Workshop ini dihadiri oleh para dosen, Ketua dan sekretaris prodi di fakultas sains dan teknologi. Kegiatan ini menjadi ajang diskusi untuk merumuskan strategi pengembangan penelitian dan pengabdian yang lebih efisien serta berdampak luas bagi masyarakat. Hasil dari workshop ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi setiap fakultas dalam menyusun rencana pengembangan penelitian dan PKM yang lebih baik.