11 Mahasiswa UIN STS Jambi Siap Berlaga pada SeIBa International Festival 2026
PADANG, – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali memperkuat komitmennya terhadap pengembangan prestasi mahasiswa. UIN Jambi mengirimkan 11 mahasiswa terbaik mengikuti SeIBa International Festival di UIN Imam Bonjol Padang.
Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya mendorong mahasiswa berkompetisi pada tingkat internasional. Selain itu, kegiatan tersebut membuka ruang pengembangan akademik, seni, dan budaya.
SeIBa International Festival merupakan ajang seni, budaya, dan akademik berskala internasional. Festival ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di Indonesia. Tidak hanya itu, sejumlah perguruan tinggi mitra dari luar negeri juga turut berpartisipasi.
Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat memperluas wawasan dan membangun jejaring internasional. Di sisi lain, festival menjadi media memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada dunia.
Kontingen UIN STS Jambi mengikuti berbagai cabang perlombaan yang diselenggarakan panitia. Masing-masing mahasiswa mewakili bidang sesuai kompetensi yang dimiliki.
Umi Maya Sari tampil pada cabang kaligrafi. Selanjutnya, Andi Nurhikmah berkompetisi pada lomba desain poster. Cabang Syarhil Al-Qur’an diwakili Nur Hafizhoh, Povy Julianti, dan Ahmad Zikro. Sementara itu, cabang nasyid diikuti Ananda Dwi Anugrah, Rafly Al Rafiky, dan Hayyun Pratiwi. Berikutnya, Siti Nur Anisa dan Rian Agustin mengikuti cabang silat. Adapun Intan Ulya mengikuti cabang tilawah Al-Qur’an.
Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Kasful Anwar, turut menghadiri pembukaan SeIBa International Festival, Selasa (7/7/2026). Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa dalam ajang internasional merupakan bagian dari strategi kampus memperkuat daya saing lulusan. “Kami tidak hanya mendorong mahasiswa berprestasi di ruang akademik. Kami juga ingin mereka berani tampil pada forum internasional,” ujar Prof. Kasful.
Ia menegaskan, SeIBa International Festival menjadi wadah penting untuk mengasah kompetensi sekaligus memperluas jejaring mahasiswa. Selain itu, kegiatan tersebut memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional. “Kami berharap seluruh delegasi UIN STS Jambi dapat menampilkan kemampuan terbaiknya. Raihlah prestasi dengan tetap menjunjung sportivitas dan menjaga nama baik almamater,” katanya.
Prof. Kasful juga mengajak seluruh peserta menjadikan festival sebagai ruang belajar. Menurutnya, pengalaman berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai daerah dan negara akan memperkaya wawasan serta membentuk karakter kepemimpinan. “Prestasi tentu menjadi target. Namun, pengalaman, kolaborasi, dan jejaring internasional yang diperoleh juga merupakan investasi berharga bagi masa depan mahasiswa,” tuturnya.
Ia menambahkan, UIN STS Jambi akan terus mendukung mahasiswa mengikuti berbagai kompetisi internasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, berkarakter, dan memiliki daya saing global.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Jamaluddin, M.Pd., hadir mendampingi para mahasiswa. Selain itu, Kepala Bagian Akademik, Saparuddin, M.Pd. dan Kepala Biro AAKK, Dr. Helmi juga turut memberikan pendampingan.
Kehadiran pimpinan universitas menjadi bentuk dukungan moral bagi seluruh peserta. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan tampil percaya diri selama mengikuti perlombaan. Selain itu, sejumlah perguruan tinggi internasional juga mengirimkan delegasinya. Kehadiran mereka memperkuat nuansa kolaborasi lintas negara.

Parade kontingen menjadi salah satu rangkaian yang menarik perhatian peserta. Masing-masing delegasi menampilkan identitas budaya daerahnya secara khas. Suasana festival pun berlangsung semarak sejak awal kegiatan. Keberagaman budaya mencerminkan semangat persatuan dan kolaborasi antarbangsa.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya forum internasional bagi mahasiswa.
Menurutnya, kegiatan seperti SeIBa International Festival menjadi ruang strategis mengembangkan kompetensi mahasiswa. Selain itu, kegiatan tersebut memperkuat karakter dan daya saing generasi muda. Ia juga menilai festival mampu mendorong pelestarian seni dan budaya. Bersamaan dengan itu, mahasiswa dapat membangun jejaring kerja sama antarkampus.
UIN STS Jambi berharap seluruh peserta mampu menampilkan kemampuan terbaik selama kompetisi berlangsung. Kampus juga berharap mahasiswa mampu meraih prestasi yang membanggakan. Lebih jauh, para mahasiswa dapat menjadi duta kampus di tingkat internasional. Mereka membawa semangat intelektual, budaya Melayu Jambi, dan nilai-nilai Islam moderat.arakter, serta mampu mengharumkan nama almamater di berbagai forum nasional maupun internasional.