Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Kiprah UIN Jambi dalam Transformasi Digital Kampus dan Pendidikan Tinggi Islam

MEDAN — UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi semakin menegaskan posisinya dalam peta transformasi digital pendidikan tinggi Islam nasional. Melalui keterlibatan Titin Agustin Nengsih, S.Si., M.Si., Ph.D. sebagai Sekretaris Forum Kepala Teknologi Informasi dan Pangkalan Data Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Periode 2026–2028, UIN STS Jambi ikut mengambil bagian dalam penguatan tata kelola teknologi informasi, integrasi data, dan kolaborasi digital antar-PTKIN di Indonesia.

Penetapan Titin Agustin Nengsih sebagai sekretaris forum tertuang dalam Keputusan Ketua Forum Kepala TIPD PTKIN Nomor 01/F-TIPD/SK/01/2026 tentang Pengurus Forum Kepala Teknologi Informasi dan Pangkalan Data Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri Periode Tahun 2026–2028. Dalam struktur tersebut, Titin menjadi bagian dari jajaran pengurus inti bersama ketua, bendahara, serta para koordinator bidang yang berasal dari berbagai PTKIN di Indonesia.

Kehadiran UIN STS Jambi dalam kepengurusan nasional ini menjadi penanda penting bahwa transformasi digital kampus tidak hanya dibangun melalui infrastruktur dan aplikasi, tetapi juga melalui kepemimpinan, jejaring kolaborasi, dan kemampuan berkoordinasi tentang arah tata kelola teknologi informasi kampussecara bersama. Forum Kepala TIPD PTKIN menjadi ruang strategis untuk mempertemukan gagasan, pengalaman, dan kebutuhan digital dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di bawah Kementerian Agama.

Sebagai sekretaris forum, Titin Agustin Nengsih memiliki peran dalam mendukung koordinasi organisasi, konsolidasi agenda, dokumentasi keputusan, serta komunikasi lintas-PTKIN. Posisi ini menjadi semakin strategis karena isu digitalisasi kampus saat ini tidak lagi berhenti pada penggunaan sistem informasi, tetapi telah berkembang pada kebutuhan integrasi layanan, tata kelola data, keamanan informasi, interoperabilitas aplikasi, dan penguatan sumber daya manusia teknologi informasi.

Sejumlah agenda besar menjadi perhatian Forum Kepala TIPD PTKIN dalam kegiatan ini antara lain penyusunan master plan IT, pengembangan konsorsium aplikasi, hibah aplikasi antar-PTKIN, penguatan legalitas aplikasi, pengembangan SIAKAD, implementasi edurom, serta penguatan posisi kelembagaan TIPD dalam struktur perguruan tinggi. Catatan forum juga menekankan pentingnya MoA dan PKS antar-TIPD, hubungan strategis dengan Pusdatin Kementerian Agama, serta perhatian terhadap pengembangan karier pranata komputer di lingkungan PTKIN.

Bagi UIN STS Jambi, keterlibatan ini menjadi langkah untuk memperluas kontribusi dalam pembangunan ekosistem digital kampus dan pendidikan tinggi Islam. Kampus tidak hanya dituntut memiliki layanan digital yang cepat dan mudah diakses, tetapi juga sistem yang tertata, aman, terintegrasi, dan mampu mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Kiprah Titin Agustin Nengsih dalam forum nasional tersebut juga menunjukkan bahwa sumber daya manusia UIN STS Jambi memiliki kapasitas untuk berperan pada level strategis. Amanah ini menjadi bagian dari penguatan reputasi institusi, sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi UIN STS Jambi untuk terlibat dalam perumusan arah transformasi digital PTKIN secara nasional.

Melalui peran ini, UIN STS Jambi diharapkan semakin aktif mendorong tata kelola digital yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan akademik maupun administrasi kampus. Transformasi digital bukan hanya soal teknologi, melainkan juga tentang bagaimana perguruan tinggi membangun budaya kerja yang lebih terbuka, responsif, dan berbasis data.

Dengan keterlibatan Titin Agustin Nengsih sebagai Sekretaris Forum Kepala TIPD PTKIN 2026–2028, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam agenda besar digitalisasi kampus. Dari Jambi, kontribusi untuk tata kelola digital PTKIN nasional terus diperkuat dari kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses