Komisi Informasi Pusat Dampingi PPID UIN STS Jambi Perkuat Pelayanan Informasi Publik
JAMBI – Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Dr. Pahmi Sy., M.Si., menutup kegiatan Monitoring dan Pendampingan Pembinaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di lingkungan UIN STS Jambi, Jumat (23/7/2026). Kegiatan berlangsung di Pascasarjana UIN STS Jambi, Telanaipura. Agenda ini menghadirkan Tenaga Ahli Komisi Informasi Pusat RI, Siti Ajijah, M.H., sebagai pemateri utama.
Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya kampus meningkatkan kapasitas pengelola layanan informasi publik. Selain itu, kegiatan juga bertujuan memperkuat implementasi keterbukaan informasi secara profesional. Dalam sambutannya, Dr. Pahmi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan hingga selesai. Menurutnya, pendampingan PPID memiliki peran penting dalam memperkuat tata kelola informasi di lingkungan perguruan tinggi.
Ia menjelaskan, keterbukaan informasi merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel. Karena itu, setiap unit kerja perlu memahami kewajiban pelayanan informasi kepada masyarakat. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hasil monitoring harus menjadi bahan perbaikan berkelanjutan. Dengan demikian, kualitas pelayanan informasi publik dapat terus meningkat dari waktu ke waktu. “Kegiatan ini bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif. Namun, menjadi langkah strategis untuk memperkuat budaya keterbukaan informasi di lingkungan UIN STS Jambi,” ujarnya.
Sementara itu, Siti Ajijah, M.H., menyampaikan berbagai materi mengenai penguatan kelembagaan PPID. Ia juga menjelaskan standar pelayanan informasi publik sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain memberikan materi, ia mendampingi peserta dalam mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperbaiki. Pendampingan tersebut meliputi tata kelola dokumen, pelayanan permohonan informasi, hingga penguatan koordinasi antarunit.
Menurutnya, keberhasilan implementasi keterbukaan informasi sangat bergantung pada komitmen pimpinan dan seluruh unit kerja. Oleh sebab itu, sinergi antarbagian perlu terus diperkuat. Di sisi lain, peserta juga memperoleh kesempatan berdiskusi mengenai berbagai tantangan pelayanan informasi publik. Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas praktik pengelolaan PPID di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui kegiatan ini, setiap unit diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan informasi kepada masyarakat. Selain itu, seluruh pengelola PPID didorong untuk menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. UIN STS Jambi berharap penguatan kapasitas PPID dapat mendukung terciptanya pelayanan informasi publik yang semakin berkualitas. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola universitas juga diharapkan terus meningkat.