KAMPUSINFORMATIF; Membangun Trust dan Public value

Opini 3 menit baca 15 kali dilihat
KAMPUSINFORMATIF; Membangun Trust dan Public value

Catatan Penguatan Kapasitas SDM PPID UIN STS Jambi

Oleh: Dr. Pahmi.Sy, S.Ag, M,Si (Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Perencanaan Keuangan)

Di era digital, keterbukaan informasi bukan lagi sekadar kewajiban administratif, melainkan menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan (trust) publik terhadap sebuah institusi. Bagi perguruan tinggi, khususnya UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, keterbukaan informasi merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan tata kelola yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Komisioner Keterbukaan Informasi Publik Pusat Handoko Agung Saputra ketika menjadi nara sumber di kampus UIN STS Jambi 24 Juli 2026 mengatakan bahwa ” Perguruan Tinggi tidak hanya institusi Pendidikan, tetapi pembentuk nilai publik, legitimasi moral dan intelektual ditengah masyarakat. Kampus adalah pusat lahirnya budaya kritis dan demokrasi yang membutuhkan partisipasi publik. Berdasarkan itu tata kelola keterbukaan informasi di Perguruan Tinggi hanya sekedar keinginan, tetapi sudah menjadi kebutuhan utama. Sebab apabila tidak dilakukan atau diabaikan, maka Perguruan Tinggi tersebut lambat laun akan ditinggalkan.

Keberadaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di UIN STS Jambi menjadi sangat strategis, lebih dari 50 orang yang dilatih oleh tenaga ahli Komisi informasi pusat, ibu Siti Ajijah pada tangggal 24 s.d 25 Juli 2026 untuk mengelola keterbukaan informasi publik dengan menyiapkan dokumentasi yang dinarasikan dan ditampilkan dengan baik akan mendorong percepatan kampus UIN STS yang informatif. PPID yang informatif bukan hanya pengelola dokumen, tetapi juga jembatan komunikasi antara kampus dengan masyarakat. Informasi yang disajikan secara cepat, tepat, akurat, dan mudah diakses akan memperkuat citra kampus sebagai institusi yang terbuka dan dapat dipercaya.

Dalam perspektif tata kelola modern, kepercayaan publik merupakan modal sosial yang sangat berharga. Kepercayaan tidak lahir dari slogan, melainkan dari konsistensi dalam menyediakan informasi yang benar, pelayanan yang profesional, serta keterbukaan terhadap kritik dan masukan. Semakin tinggi tingkat transparansi, semakin besar pula peluang tumbuhnya kepercayaan masyarakat kepada institusi.

Penguatan kapasitas SDM PPID UIN STS Jambi menjadi investasi penting dalam membangun budaya keterbukaan informasi. Lebih kurang 19 ribu mahasiswa dan 1 ribu dosen dan tenaga kependidikan yang akan dilayani PPID UIN STS Jambi termasuk pemangku kepentinghan dan masyarakat luas, maka dibutuhkan SDM PPID yang perlu memahami regulasi keterbukaan informasi publik, menguasai teknologi informasi, memiliki kemampuan komunikasi publik, serta mampumengelola data dan dokumentasi secara profesional. Dengan kompetensi tersebut, PPID tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi agen perubahan dalammembangunbudaya pelayanan yang unggul.

Lebih jauh, keterbukaan informasi di kampus biru akan melahirkan nilai publik (public value). Nilai publik tercipta ketika masyarakat merasakan manfaat nyata dari layanan yang diberikan oleh institusi. Informasi mengenai pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola keuangan, penerimaan mahasiswa baru, beasiswa, prestasi sivitas akademika, hingga berbagai inovasi kampus akan memperkuat hubungan antara UIN STS Jambi dengan masyarakat luas.

Sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri di bawah Kementerian Agama Republik Indonesia, UIN STS Jambi memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan dalam penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Kampus yang informatif bukan hanya memenuhi amanat peraturan perundang-undangan, tetapi juga menunjukkan komitmen moral untuk melayani masyarakat secara profesional dan berintegritas.

Pada akhirnya, membangun kampus informatif berarti membangun ekosistem yang menjunjung tinggi keterbukaan, kolaborasi, dan inovasi. Dari sinilah kepercayaan publik akan tumbuh, reputasi institusi akan semakin kuat, dan nilai publik yang dihasilkan akan semakin besar. Melalui penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia PPID, UIN STS Jambi memiliki peluang besar untuk menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga menjadi rujukan nasional dan bahkan internasional dalam tata kelola informasi publik yang transparan, adaptif, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

“Kepercayaan dibangun melalui keterbukaan, dan keterbukaan yang dikelola secara profesional akan melahirkan nilai publik yang berkelanjutan.”

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.