Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Optimalkan Program KIP Kuliah, Wakil Rektor III UIN STS Jambi Hadiri Rakor Nasional

JAKARTA – Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja sama UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Dr. Jamaluddin, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang diselenggarakan oleh Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Sekretariat Jenderal Kemenag RI. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis, 13–15 Januari 2026, bertempat di Hotel Luminor, Jakarta Pusat.

Rapat koordinasi ini dibuka langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA, yang dalam sambutannya memberikan arahan strategis bagi pengembangan Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) di Indonesia.

Dorong PTK Jadi Pusat Keunggulan Dunia

Dalam arahannya, Sekjen Kemenag menekankan pentingnya transformasi perguruan tinggi agar mampu bersaing di kancah internasional. “Perguruan Tinggi diharapkan menjadi pusat keunggulan dunia seperti Al-Azhar dengan memperbanyak mahasiswa asing dari berbagai negara,” ujar Prof. Kamaruddin.

Beliau juga menambahkan bahwa PTK tidak boleh menjadi menara gading, melainkan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas. Selain itu, pemberdayaan kekuatan alumni menjadi poin krusial sebagai salah satu pilar penopang kemandirian kampus melalui skema Badan Layanan Umum (BLU).

Transformasi Penyaluran KIP Kuliah

Terkait teknis program beasiswa, Kepala Puspenma, Dr. Ruchman Basori, M.Ag, menyampaikan kebijakan terbaru mengenai mekanisme penyaluran dana bantuan. Beliau mengungkapkan bahwa penyaluran KIP Kuliah on-going untuk angkatan 2022, 2023, 2024, dan 2025 akan dilakukan secara terpusat. “Untuk itu, kami meminta kepada pimpinan Perguruan Tinggi untuk segera menyiapkan data yang diperlukan guna kelancaran proses ini,” tegas Ruchman.

Lebih lanjut, ia membawa kabar gembira bahwa program KIP Kuliah pada tahun anggaran 2026 akan terus dilanjutkan dengan alokasi anggaran yang direncanakan lebih besar guna menjangkau lebih banyak mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Agenda utama Rakor ini meliputi pembahasan draf Petunjuk Teknis (Juknis) Program KIP Kuliah on-going TA 2026 dan sinkronisasi data penerima melalui aplikasi KIP Kuliah. Pertemuan ini dihadiri oleh Direktur di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha, serta para Wakil Rektor/Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dari seluruh Indonesia

Kehadiran Dr. Jamaluddin dalam rapat ini menegaskan komitmen UIN STS Jambi dalam mengawal hak-hak mahasiswa penerima beasiswa dan memastikan pengelolaan data yang akuntabel sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses