Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Prof. As’ad: Penyelenggaraan Haji Masa Kepemimpinan Gus Men Sudah Berlangsung Baik dan Sesuai Peraturan

Penyelenggaraan haji di Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas, yang akrab disapa Gus Men, mengundang apresiasi yang tinggi dari berbagai pihak. Salah satu dukungan datang dari Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. As’ad, M. Pd.

Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. As’ad, M. Pd. menyampaikan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Kita patut bersyukur dan mengapresiasi kinerja Menteri Agama, Gus Men, dalam mengelola penyelenggaraan haji. Semua proses telah diatur dengan baik, mulai dari pendaftaran, pembinaan calon jemaah, hingga pelaksanaan ibadah di tanah suci,” ujarnya.

Menurut dia, masa Gus Yaqut telah banyak sekali terjadi perbaikan penyelenggaraan haji. Oleh karenanya pembentukan Pansus Hak Angket Haji diharapkan jangan sampai dijadikan kepentingan politik tanpa penilaian objektif sebuah kinerja.

Menurut As’ad terkait kuota haji, jika merujuk UU No. 8 tahun 2019 pasal 9 ayat (1) telah dijelaskan bahwa menteri dapat menetapkan kuota tambahan, dan dalam ayat (2) juga dijelaskan ketentuan haji diatur dengan Peraturan Menteri, “Jadi, dimana salahanya Menteri Agama? Karena sudah ada landasan hukumnya,” ujar As’ad.

Selanjutnya dia mengatakan lebih baik jangan habiskan waktu untuk persoalan yang sudah ada dasar hukumnya, “Masih banyak persoalan umat yang harus diselesaikan, jangan habiskan waktu untuk kerja yang sudah bagus dan menampakkan prestasi tapi dibawa-bawa ke urusan politik,” katanya.

Salah satu inovasi yang diapresiasi adalah penggunaan teknologi dalam proses pendaftaran dan pelaksanaan ibadah haji. Sistem informasi yang lebih terintegrasi dan transparan memudahkan calon jemaah dalam mengakses informasi dan melakukan berbagai keperluan administrasi. “Pemanfaatan teknologi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Rektor UIN STS Jambi juga menyoroti pentingnya penggunaan teknologi dalam memastikan bahwa informasi dan pelayanan yang diberikan kepada calon jemaah haji dapat diakses dengan mudah dan cepat. “Dengan sistem yang lebih canggih dan terintegrasi, calon jemaah dapat memperoleh informasi yang mereka butuhkan secara real-time, yang tentu saja membantu dalam persiapan mereka untuk menunaikan ibadah haji,” katanya.

Tidak hanya itu, Gus Men juga dinilai berhasil dalam menjaga kerjasama internasional, khususnya dengan pemerintah Arab Saudi, dalam memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah haji Indonesia. “Kualitas pelayanan di tanah suci sangat penting, dan kita bisa melihat adanya peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Ini semua tidak lepas dari upaya keras dan diplomasi yang dilakukan oleh Gus Men dan timnya,” katanya.

Dia juga menambahkan bahwa kerjasama yang baik antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sangat krusial dalam memastikan kelancaran ibadah haji. “Diplomasi yang dijalankan oleh Gus Men telah menghasilkan banyak kemudahan bagi jemaah haji kita, termasuk dalam hal akomodasi, transportasi, dan pelayanan kesehatan di Tanah Suci,” ujarnya.

Dengan penyelenggaraan haji yang semakin baik, Rektor berharap agar kualitas pelayanan dan pembinaan calon jemaah haji terus ditingkatkan. Pihaknya terus mendukung berbagai program dan kebijakan Kementerian Agama dalam upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji. “Kami di UIN STS Jambi siap memberikan kontribusi terbaik kami, baik dalam bentuk penelitian, pengabdian, maupun pelatihan untuk para calon jemaah haji,” tambahnya.

“Semoga ke depan, penyelenggaraan haji dapat terus berkembang dan memberikan pengalaman spiritual yang lebih baik bagi seluruh jemaah. Kami akan terus mendukung setiap langkah positif yang diambil oleh Kementerian Agama,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses