Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. As’ad, M.Pd, melakukan kunjungan ke Kabupaten Tanjung Jabung Timur untuk memantau kegiatan Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) gelombang I. Kunjungan untuk monitoring dan evaluasi (monev) terhadap implementasi program kukerta serta menilai kinerja Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Dalam kesempatan tersebut, Prof. As’ad menegaskan pentingnya kukerta sebagai bagian Tridharma Perguruan Tinggi. Dengan kukerta mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari di kampus kepada masyarakat.
Kunjungan Rektor dimulai di Kelurahan Rantau Indah, tempat di mana terdapat tiga posko KKN, yaitu Posko 67, 68, dan 69. Setiap posko ditempati oleh 20 mahasiswa yang aktif menjalankan berbagai program yang sejalan dengan tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Prof. As’ad disambut hangat oleh Lurah, Kepala Desa, dan warga setempat yang turut berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan KKN.
Mukhlis, Koordinator Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN STS Jambi, mengungkapkan rasa syukur atas kemajuan yang telah dicapai mahasiswa di lapangan. “Alhamdulillah, mahasiswa telah menjalankan program SDGs Desa dengan baik,” ujar Mukhlis.
Dalam sambutannya, Prof. As’ad menekankan bahwa kukerta merupakan sarana pendidikan penting, yang tidak hanya membekali mahasiswa dengan pengalaman lapangan tetapi juga memperkuat kemampuan sosial mereka. “Mahasiswa harus mampu mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari dan berbaur dengan masyarakat. Dan yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa bisa bersosialisasi dan terlibat aktif dalam kegiatan masyarakat,” jelas Prof. As’ad.
Rektor juga menegaskan bahwa tema SDGs Desa yang diusung dalam kukerta kali ini sangat relevan untuk membantu masyarakat dalam mencapai pembangunan berkelanjutan. “Kami berharap program-program ini dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan membantu dalam pembangunan desa yang lebih berkelanjutan,” kata Rektor.
Rektor juga memberikan pesan penting kepada mahasiswa agar menjaga etika dan perilaku selama melaksanakan KKN. “Jangan lakukan hal yang tidak sesuai norma di masyarakat. Pintar-pintarlah bergaul dan tinggalkan kesan baik. Sebagai mahasiswa UIN, tetap prioritaskan ibadah shalat tepat waktu,” ujar Prof. As’ad.
Monitoring dan Evaluasi untuk Menjamin Kesuksesan Kukerta
Kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan oleh Rektor bersama tim pendamping dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM). Termasuk Ketua LPPM Fridiyanto, Koordinator PkM Mukhlis, staf LPPM, dan Kabag Umum Azizi. Monev ini bertujuan untuk memastikan bahwa program kukerta gelombang I berjalan sesuai rencana dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat serta mengevaluasi pelaksanaan tugas DPL. “Jika ada DPL yang tidak menjalankan tugas dengan baik, kita perlu lakukan evaluasi,” tegas Prof. As’ad.
Rektor juga memberi motivasi kepada mahasiswa untuk selalu berusaha mencapai target akademik dengan baik. “Segera selesaikan kukerta dan fokus menyelesaikan skripsi. Kami berharap mahasiswa dapat pulang membawa kenangan positif dan meninggalkan kesan baik di masyarakat,” imbuh Rektor.
Setiap posko yang dikunjungi Rektor memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berdialog langsung, menyampaikan permasalahan yang dihadapi. Rektor juga memberi motivasi untuk menjadi pribadi yang sukses dengan cara bersosialisasi dan berbaur dengan masyarakat setempat.

Rektor menegaskan bahwa KKN harus diiringi dengan perencanaan matang dan eksekusi yang tepat, bukan sekadar rencana tanpa pelaksanaan. “Yang terpenting adalah menjalankan program dengan semangat kerja tim,” tegasnya.
Prof. As’ad menyatakan kepuasan terhadap pelaksanaan kukerta gelombang I yang dinilai positif oleh masyarakat setempat. “Berdasarkan informasi yang saya terima selama monev, masyarakat umumnya menyukai kehadiran mahasiswa KKN UIN Jambi,” ungkap Prof. As’ad, yang terus melanjutkan monev hingga larut malam demi memastikan semua berjalan lancar.
Kunjungan Rektor ini tidak hanya menjadi bagian dari tanggung jawab akademik tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata dalam mencetak mahasiswa yang berkompeten dan berintegritas tinggi di tengah masyarakat.