Rektor Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan ibadah haji tahun 1446 Hijriyah/2025 Masehi yang berlangsung lancar, aman, dan tertib di bawah koordinasi Amirul Hajj yang juga Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar.
Dalam keterangannya, Rabu (18/6), Prof. Kasful Anwar mengatakan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini menunjukkan kemajuan signifikan dalam aspek layanan, manajemen teknis, hingga kualitas pembinaan jemaah. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai buah dari kerja kolaboratif lintas lembaga dan dedikasi penuh dari para petugas haji yang bertugas di Tanah Suci.
“Kami atas nama civitas akademika UIN STS Jambi menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, atas kepemimpinannya sebagai Amirul Hajj yang telah mengawal seluruh proses ibadah haji dengan sangat baik. Ini adalah pencapaian luar biasa yang patut disyukuri bersama,” ujar Prof. Kasful Anwar.
Menurutnya, keberhasilan ini tidak hanya tercermin dari kelancaran pelaksanaan rukun-rukun haji, tetapi juga dari peningkatan signifikan dalam layanan jemaah. Salah satu indikator keberhasilan adalah minimnya laporan insiden serius selama prosesi puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Kementerian Agama menerapkan berbagai inovasi seperti digitalisasi layanan, peningkatan kualitas akomodasi dan katering, serta pelayanan kesehatan terpadu yang memberikan dampak positif nyata bagi kenyamanan dan keselamatan jemaah.
Prof. Kasful Anwar juga menyoroti keterlibatan alumni dan civitas academica UIN dari berbagai daerah, termasuk alumni dari UIN STS Jambi, yang menjadi bagian dari petugas haji. Hal ini, katanya, menunjukkan kontribusi nyata lembaga pendidikan Islam dalam mendukung pelayanan keagamaan nasional. “Kami bersyukur bahwa alumni UIN STS Jambi turut berperan dalam struktur petugas haji. Ini adalah cerminan dari komitmen kami dalam mencetak SDM Islam yang unggul dan siap mengabdi untuk umat,” imbuhnya.
Komitmen Pemerintah yang Patut Dicontoh
Rektor menilai, keberhasilan penyelenggaraan haji 2025 menjadi bukti bahwa komitmen pemerintah, khususnya Kementerian Agama. Dalam memuliakan jemaah haji tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga spiritual dan humanistik. Ia menyebut Prof. Nasaruddin Umar sebagai sosok pemimpin moderat dan bijak yang mampu membumikan nilai-nilai Islam dalam kebijakan publik secara inklusif. “Sebagai akademisi, kami menilai bahwa keberhasilan ini tak lepas dari visi moderasi beragama yang terus dikembangkan oleh Prof. Nasaruddin Umar. Kepemimpinan yang visioner, tenang, dan berbasis ilmu menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan misi besar seperti haji,” ujar Prof. Kasful.
Dalam kesempatan itu, Rektor UIN STS Jambi juga menyampaikan harapannya dalam pelaksanaan ibadah haji berikutnya. Semoga semangat pembenahan dan inovasi dalam penyelenggaraan haji terus dipertahankan dan ditingkatkan. Ia mendorong agar Kementerian Agama terus menggandeng berbagai elemen, termasuk perguruan tinggi keagamaan Islam. Hal ini untuk menguatkan aspek pembinaan manasik, literasi ibadah, dan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
“Kami siap berkontribusi, baik dalam riset, pelatihan, maupun penguatan manasik. Sinergi antara perguruan tinggi dan Kementerian Agama adalah kunci penting dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan haji yang semakin kompleks,” ujarnya. (*)