JAMBI — Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menjalani asesmen lapangan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Kegiatan ini digelar Rabu (18/2/2026) di lantai enam Rektorat.
Asesmen lapangan menjadi tahapan penting dalam proses akreditasi program studi. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memastikan kesesuaian dokumen dengan kondisi nyata di lapangan. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. H. Ayub Mursalin, S.Ag., M.A membuka asesmen hari ini. Dalam sambutannya, ia menegaskan asesor bukan pihak yang berseberangan dengan perguruan tinggi.
Sebaliknya, kehadiran asesor dipandang sebagai mitra strategis peningkatan mutu akademik. Menurut Ayub, proses akreditasi merupakan upaya menjaga standar pendidikan tinggi secara berkelanjutan. “Atas nama pimpinan, kami mengucapkan selamat datang kepada para asesor. Prof. Dr. Jamal Fakhri, M.Ag dan Prof. Dr. Endang Rochmiatun, M.Hum di UIN STS Jambi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kampus berkomitmen menyajikan data akurat dan transparan. Hal itu penting untuk mendukung proses penilaian yang objektif dan akuntabel. Selain wakil rektor, dekan dan ketua senat turut menghadiri kegiatan ini. Tidak ketinggalan, mahasiswa serta alumni Prodi SPI juga hadir dalam sesi klarifikasi bersama asesor. Keterlibatan mahasiswa dan alumni menjadi bagian penting proses verifikasi. Sebab, pengalaman akademik mereka menjadi indikator kualitas layanan pendidikan.

Sementara itu, asesor Prof. Dr. Endang Rochmiatun, M.Hum menyampaikan apresiasi atas sambutan kampus. Ia menilai suasana asesmen berlangsung terbuka dan komunikatif. Menurut Endang, tim asesor hadir untuk mencocokkan dokumen dengan fakta di lapangan. Proses tersebut dilakukan berdasarkan bukti dan data yang tersedia. “Kami hadir bukan untuk menginterpretasi secara sepihak, melainkan mencocokkan data dengan kondisi faktual,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas penerimaan hangat sivitas akademika. Menurutnya, kerja sama yang baik memudahkan proses asesmen berjalan efektif. Melalui asesmen lapangan ini, Prodi SPI diharapkan semakin memperkuat tata kelola. Selain itu, mutu akademik dan daya saing lulusan juga ditargetkan meningkat.
UIN STS Jambi menegaskan akreditasi bukan sekadar penilaian administrasi. Sebaliknya, proses tersebut menjadi momentum refleksi dan evaluasi berkelanjutan. Dengan demikian, hasil asesmen dapat memperkuat posisi program studi pada tingkat nasional. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen kampus terhadap kualitas pendidikan tinggi.
