Takrim Al-Najihin 2026, Rektor UIN STS Jambi: Perkuat Peran Ma’had Al-Jami’ah
JAMBI – Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., memberikan pengarahan pada kegiatan Takrim Al-Najihin Ma’had Al-Jami’ah UIN STS Jambi Angkatan 2025–2026 yang digelar di Auditorium Chatib Quzwain UIN STS Jambi, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor III, Kepala Biro, Ketua Senat, para dekan, serta para wakil dekan di lingkungan UIN STS Jambi. Dalam arahannya, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengelola Ma’had Al-Jami’ah yang telah bekerja keras mengaktifkan kembali kegiatan pembinaan mahasiswa di ma’had setelah sempat vakum.
“Atas nama Rektor UIN STS Jambi, Alhamdulillah saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh pengelola Ma’had Al-Jami’ah UIN STS Jambi. Awalnya ma’had sempat vakum, sementara kondisi gedung yang lama banyak mengalami kerusakan berat karena ditinggalkan. Namun, Alhamdulillah dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Ma’had Al-Jami’ah dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Rektor juga menegaskan bahwa tinggal di Ma’had Al-Jami’ah memberikan banyak manfaat, baik dari sisi ekonomi maupun pembinaan karakter dan keagamaan. “Jika dibandingkan dengan tinggal di luar ma’had, biaya tinggal di ma’had jauh lebih terjangkau. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh pembinaan pengetahuan keagamaan yang menjadi bekal penting selama menempuh pendidikan,” katanya.
Menurutnya, kehidupan di ma’had juga menjadi sarana mempererat kebersamaan mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah dan latar belakang. “Tinggal di sini berarti belajar hidup dalam kebersamaan dengan mahasiswa dari berbagai daerah dan berbagai latar belakang. Di ma’had, mahasiswa juga dibina untuk mempelajari bahasa Arab dan bahasa Inggris, membangun karakter, serta memperoleh lingkungan yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Lebih lanjut, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd. mengungkapkan komitmen universitas untuk terus mengembangkan Ma’had Al-Jami’ah sebagai pusat pembinaan mahasiswa. “Insya Allah tahun depan seluruh gedung perkuliahan lama akan direhabilitasi dan difungsikan sebagai Ma’had Al-Jami’ah. Ke depan, seluruh mahasiswa baru akan tinggal di ma’had sebagai bagian dari proses pembinaan akademik dan karakter,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Ma’had Al-Jami’ah UIN STS Jambi, Dr. A.A. Miftah, M.Ag., menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan pimpinan universitas terhadap pengembangan ma’had. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rektor atas segala dukungan yang luar biasa kepada Ma’had Al-Jami’ah. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan mahasiswa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa Ma’had Al-Jami’ah merupakan pintu gerbang bagi mahasiswa untuk mengenal dan memperdalam ajaran Islam secara lebih komprehensif. “Kegiatan di ma’had merupakan pintu gerbang bagi mahasiswa untuk mengetahui dan mendalami pengetahuan Islam. Kami mengajak seluruh mahasantri dan mahasantriwati agar terus belajar serta memperdalam ilmu keislaman,” katanya.
Di akhir sambutannya, Dr. A.A. Miftah, M.Ag. juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan yang masih ada dalam pengelolaan ma’had serta berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan.
“Kami selaku pengurus Ma’had Al-Jami’ah menyadari masih terdapat berbagai kekurangan. Untuk itu kami memohon maaf dan akan terus berupaya meningkatkan pelayanan serta kualitas pembinaan. Adapun jumlah mahasantri yang mengikuti kegiatan Takrim Al-Najihin tahun ini sebanyak 433 orang,” tutupnya.




Bagikan: