Tim Peneliti MoRA UIN STS Jambi Presentasikan Tiga Riset Senyawa Antiinflamasi di Konferensi Internasional ICBSA 2026
PADANG — Tim peneliti Kementerian Agama (MoRA) dari Program Studi Kimia Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi (UIN STS Jambi) turut ambil bagian dalam konferensi internasional The International Conference on Basic Science and Its Application (ICBSA) 2026. Kegiatan bergengsi ini berlangsung pada 30 Juni – 1 Juli 2026 di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat. Dengan mengusung tema “Advancing Frontier Sciences for Environmental and Human Health toward Sustainable Development.”
Sebanyak tujuh anggota tim peneliti MoRA yang terdiri dari satu dosen atas nama Dr. Deliza, S.Si., M.Si dan alumni serta mahasiswa Program Studi Kimia UIN STS Jambi hadir sebagai pemakalah. Mereka adalah Aisyah, S.Si., Ayu Faadilah, S.Si., Dandy Firmansyah Rifli, S.Si, Melisa Fajriati, S.Si., dan Suciana Syafira, S.Si., dari kalangan alumni, serta Muhammad Azim dan Julianti yang masih berstatus mahasiswa aktif. Dalam forum ilmiah tersebut, tim mempresentasikan tiga judul artikel hasil penelitian di bidang pengembangan senyawa antiinflamasi berbasis kalkon, yaitu:
- Developments of Anti-Inflammatory Agents: Synthesis, In Vitro Assay, Molecular Docking, DFT Analysis, Molecular Dynamic of Novel Acetylnaphthalene-based Chalcone;
- Synthesis of 2-Acetylnaphthalene-based Methoxychalcones as Potential Anti-inflammatory Agents: In Vitro and In Silico Studies; dan
- Design and Synthesis of Halogen-Based Chalcone Derivatives as Anti-inflammatory Agents: In Vitro and In Silico Study.
Ketiga karya ini memadukan pendekatan sintesis kimia, uji in vitro (Red Blood Cell dan antioksidan), serta kajian in silico (molecular docking, analisis DFT, dan simulasi dinamika molekul). Yang mana sejalan dengan fokus utama ICBSA 2026 pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 3, yaitu kesehatan dan kesejahteraan yang baik (Good Health and Well-Being).
Selain itu, Program MoRA The AIR Funds yang diketuai oleh Dr. Tanti, M.Si. ini tidak hanya berfokus pada pengembangan internal intitusi saja, akan tetapi masyarakat sekitar juga merasakan dampak positif dari program ini. Koordinator peneliti juga membina siswi SMA N 10 Kota Jambi dalam melaksanakan penelitian bidang in silico. Aktivitas ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan literasi dan skill penelitian di tingkat SMA. Siswi bernama Isyfil Inayah menyampaikan hasil penelitiannya yang berjudul “Evaluation of Melastoma malabathricum L. Leaf Extract as Cyclooxygenase-2 Inhibitor: Molecular Docking, DFT, and Molecular Dynamics”.
Penelitian pengembangan agen antiinflamasi ini menjadi kontribusi nyata sains dasar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Selama proses penelitian dan penyiapan artikel, para mahasiswa dan asisten peneliti mendapatkan bimbingan langsung dari tiga koordinator peneliti, yakni Wiji Utami, S.Si., M.Si.; Riski Dwimalida Putri, S.Si., M.Si.; dan Dori Fitria, S.Si., M.Si. Pendampingan ini mencakup penyusunan naskah ilmiah hingga persiapan presentasi di hadapan forum internasional.
Ketua peneliti tim MoRA, Dr. Tanti, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dan alumni dalam konferensi internasional ini merupakan bagian dari filosofi pembinaan riset yang diusung kelompoknya. “Melalui kegiatan penelitian MoRA, kelompok kami tidak hanya memberdayakan mahasiswa dan alumni ke dalam kegiatan riset. Tetapi juga mengasah keterampilan menulis dan public speaking mereka,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa forum internasional seperti ICBSA 2026 menjadi wadah strategis bagi peneliti muda untuk membangun kepercayaan diri. Juga dapat memperluas jejaring akademik, dan mengukur kualitas riset pada skala global,” ujarnya.
Tanti menambahkan, keikutsertaan mereka juga membuka peluang publikasi yang lebih luas. Mengingat makalah-makalah terpilih pada ICBSA 2026 akan diterbitkan dalam prosiding terindeks Scopus. Hal tersebut dapat semakin memperkuat rekam jejak ilmiah para peneliti muda UIN STS Jambi. Dan sekaligus meningkatkan visibilitas riset kampus di kancah internasional.
Partisipasi tim peneliti MoRA Prodi Kimia UIN STS Jambi dalam ICBSA 2026 menegaskan komitmen kampus dalam mendorong kolaborasi riset dan regenerasi peneliti. Hal ini merupakan hilirisasi hasil penelitian yang berdampak bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
One Comment
Widiyanto
Kamis, 2 Juli 2026, 15:00Apresiasi luar biasa utk SMAN 10 Jambi telah berhasil menumbuhkan karakter ilmiah di kalangan muridnya. Untuk Isyfil Inayah teruslah belajar, promosikan kpd rekan sesama murid kalau “meneliti iyu asyik.