Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

UIN Jambi Berbenah Lingkungan: Menuju Kampus Bersih, Asri, dan Nyaman

Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi terus berbenah untuk menciptakan lingkungan kampus bersih, asri, dan nyaman. Salah satu upaya yang dilakukan adalah penataan lingkungan di sekitar kampus, khususnya di luar pagar UIN STS Jambi.

Wakil Rektor II, Dr. Zikwan, M.Ag., menyampaikan bahwa kondisi sekitar kampus kini sudah lebih bersih. Hal ini berkat kerja sama antara UIN STS Jambi, Desa Simpang Sungai Duren, Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Satpol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muaro Jambi. “Saat ini, sampah mulai berkurang di sekitar luar pagar kampus. Kami berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah di area ini,” ujar Dr. Zikwan.

Menurutnya, kolaborasi ini sangat penting untuk meringankan beban DLH Muaro Jambi. “Kami membutuhkan dukungan dari semua pihak agar lingkungan tetap bersih dan masyarakat tidak membuang sampah sembarangan,” tambahnya.

Kepala DLH Muaro Jambi, Evi Syahrul, menjelaskan bahwa pihaknya berencana membangun tempat pembuangan sementara (TPS) dengan dukungan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Selain itu, kesadaran masyarakat harus ditingkatkan melalui kerja sama semua pihak agar tidak membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.

Kristianto Purba, Kasi Trantib Kecamatan Jaluko, menyarankan agar setiap desa membuat peraturan desa (Perdes) tentang pengelolaan sampah. “Perdes ini penting untuk mengatur volume dan jenis sampah. Tidak hanya untuk UIN, tetapi juga untuk seluruh wilayah Jaluko,” jelasnya.

Plt. Kabid Persampahan BL3, Bambang Noprianto, mengapresiasi UIN STS Jambi yang telah menginisiasi pertemuan ini. “UIN dapat menjadi role model dalam pengelolaan sampah. Namun, perlu koordinasi intensif untuk menjaga lingkungan,” katanya.

Kepala Desa Simpang Sungai Duren, Yusnardi, menyampaikan bahwa pihaknya telah bekerja sama dengan KSM dalam pengelolaan sampah. Namun, dia menekankan pentingnya dukungan aturan dari kecamatan agar pengelolaan lebih efektif. “Penerangan jalan juga perlu diperhatikan karena banyak lampu jalan yang mati. Sehingga masyarakat yang membuang sampah saat malam atau subuh dapat terlihat oleh satpam yang patroli,” tambahnya.

Kepala Desa Mendalo Indah juga berharap agar masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. “Jika satu TPS ditutup, masyarakat cenderung membuang sampah di tempat lain. Ini menjadi tantangan bersama,” katanya.

Plt. Kepala Biro AUPKK UIN STS Jambi, Junaidi, menyoroti bahwa masalah ini telah berlangsung lama. “Kami berharap pertemuan ini dapat menghasilkan solusi nyata. Kami sudah berulang kali mengimbau, tetapi tetap ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Keberadaan KSM Religi Mendalo Indah dinilai menjadi solusi sekaligus tantangan. “Sebanyak 250 kepala keluarga menjadi pelanggan KSM, tetapi banyak masyarakat masih membuang sampah sembarangan. Payung hukum desa perlu diperkuat agar dapat memberikan sanksi tegas,” tutupnya.

Sementara Satpol PP Muaro Jambi beserta Satuan Pengamanan UIN STS Jambi sudah bekerja sama dalam melakukan patrol. Bagi masyarakat yang ketahuan membuang sampah akan diberi peringatan dan sanksi. Ini untuk memberikan efek jera kepada masyarakat yang membuang sampah sembaranga.

Pertemuan yang dipimpin oleh Kepala Satuan Pemeriksa Internal UIN STS Jambi bertampat di ruang rapat rektor, Selasa (10/12). Dengan kolaborasi berbagai pihak, UIN STS Jambi optimis dapat menciptakan lingkungan yang bersih, mendukung kenyamanan warga kampus dan masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses