UIN STS Jambi Beri Penghargaan Perempuan Peduli Jambi kepada Hj. Ernawati

Berita 4 menit baca 308 kali dilihat
UIN STS Jambi Beri Penghargaan Perempuan Peduli Jambi kepada Hj. Ernawati

JAMBI – Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., memberikan penghargaan kepada Hj. Ernawati. Penghargaan tersebut diberikan dalam momen wisuda Sarjana ke-72, Magister ke-45, dan Doktor ke-21. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya bagi masyarakat Jambi.

Rektor UIN STS Jambi mengatakan, penghargaan tersebut memiliki makna lebih dari sekadar apresiasi kelembagaan. “Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi, keteladanan, dan kontribusi nyata Hj. Ernawati bagi Jambi,” ujar Kasful Anwar.

Menurutnya, prestasi Hj. Ernawati menunjukkan bahwa alumni UIN STS Jambi mampu berkiprah hingga tingkat internasional. “Beliau telah membuktikan bahwa alumni UIN STS Jambi memiliki daya saing dan mampu membawa nama baik daerah,” katanya.

Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa dan alumni untuk terus mengembangkan potensi. “Yang paling penting, prestasi global harus tetap disertai kepedulian terhadap daerah dan masyarakat,” tutur Kasful.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk penghormatan atas rekam jejak Hj. Ernawati dalam meningkatkan kualitas manusia. Kontribusinya juga dinilai ikut mengangkat martabat Provinsi Jambi di tingkat nasional dan internasional. Sebagai alumni UIN STS Jambi, Hj. Ernawati membuktikan lulusan perguruan tinggi keagamaan memiliki daya saing global.

Ia mampu menembus berbagai batas pencapaian melalui aktivitas dan jejaring di tingkat internasional. Selain itu, kiprahnya telah membawanya berinteraksi dengan berbagai pihak di kawasan Timur Tengah. Namun, keberhasilan tersebut tidak membuat Hj. Ernawati melupakan akar pengabdiannya di Jambi.

Justru sebaliknya, kecintaannya terhadap daerah mendorongnya untuk kembali memberikan kontribusi nyata. Sebagai Ketua Umum Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Provinsi Jambi, ia aktif memperjuangkan kepentingan masyarakat. Fokus pengabdiannya mencakup pendidikan, kesehatan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan pengentasan kemiskinan.

Salah satu upaya yang didorongnya adalah menciptakan lapangan kerja berbasis potensi lokal Jambi. Program tersebut diarahkan untuk menghubungkan potensi ekonomi daerah dengan rantai pasok global. Dengan demikian, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan kemandirian ekonomi.

Upaya tersebut juga menyasar kaum dhuafa, anak yatim, dan masyarakat kurang mampu di Provinsi Jambi. Selain pemberdayaan ekonomi, kepedulian Hj. Ernawati juga diwujudkan melalui kegiatan filantropi. Ia memiliki komitmen menyisihkan sebagian penghasilannya untuk kegiatan sosial dan keagamaan.

Sebanyak 50 persen penghasilannya setiap tahun disebut dialokasikan untuk infak, sedekah, dan wakaf. Komitmen tersebut diniatkan sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW. Dana yang disalurkan kemudian diarahkan untuk mendukung kebutuhan dan pemberdayaan masyarakat.

Karena itu, filantropi tersebut diharapkan mampu menjadi kekuatan sosial bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kiprah tersebut kemudian menempatkan Hj. Ernawati sebagai figur inspiratif dari Jambi. Pengabdiannya mendapat perhatian karena memadukan prestasi, kepedulian sosial, dan kepemimpinan.

Lebih jauh, kontribusinya menunjukkan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan masyarakat. Di tengah persaingan global, kepemimpinan perempuan menjadi kekuatan dalam mendorong perubahan sosial. Dalam konteks tersebut, Hj. Ernawati menunjukkan perempuan Melayu mampu mengambil peran strategis.

Peran tersebut diwujudkan melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, filantropi, dan penguatan sumber daya manusia. Selain itu, keterlibatan alumni memiliki arti penting bagi perkembangan perguruan tinggi. Alumni yang berhasil di tingkat internasional dapat menjadi penghubung antara kampus dan jejaring global.

Jejaring tersebut berpotensi membuka peluang kolaborasi dan pemberdayaan bagi masyarakat daerah. Karena itu, hubungan perguruan tinggi dengan alumni perlu terus diperkuat secara berkelanjutan. Kehadiran alumni berprestasi juga dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan lulusan baru.

Mereka dapat melihat bahwa prestasi akademik dapat dilanjutkan melalui kontribusi sosial yang lebih luas. Dengan demikian, penghargaan kepada Hj. Ernawati memiliki makna strategis bagi UIN STS Jambi. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap alumni yang terus berkontribusi bagi daerah.

Selain itu, penghargaan tersebut membawa pesan mengenai pentingnya kolaborasi dalam pembangunan Jambi. Pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat perlu membangun sinergi berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk menghadapi tantangan pembangunan dan persaingan global. Terlebih lagi, pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan dukungan anggaran pemerintah.

Pembangunan juga membutuhkan kekuatan modal sosial, kepedulian masyarakat, dan kontribusi para tokoh daerah. Dalam konteks tersebut, filantropi dapat menjadi salah satu instrumen pendukung pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, pendidikan tetap menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Karena itu, investasi pendidikan perlu berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi dan penguatan karakter. Melalui penghargaan “Perempuan Peduli Jambi”, UIN STS Jambi menyampaikan pesan tentang pentingnya keteladanan.

Penghargaan tersebut juga mengingatkan generasi muda agar terus mengejar prestasi hingga tingkat internasional. Namun, pencapaian tersebut hendaknya tetap disertai kepedulian terhadap masyarakat dan daerah asal. Hj. Ernawati menjadi contoh bahwa keberhasilan global dapat berjalan bersama dengan pengabdian lokal.

Dengan semangat tersebut, alumni UIN STS Jambi diharapkan terus berkontribusi dalam berbagai bidang. Pada akhirnya, penghargaan ini bukan hanya tentang pencapaian seseorang. Penghargaan ini juga tentang nilai pengabdian. Nilai tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa, alumni, dan masyarakat Jambi.

Dengan demikian, prestasi dapat menjadi kekuatan untuk membangun masyarakat yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved.