UIN STS Jambi Ikuti Profiling ASN BKN, Perkuat Manajemen Talenta
JAMBI – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi mengikuti kegiatan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Gedung UPT BKN Jambi, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sumber daya manusia melalui penerapan sistem merit secara nasional.
UIN STS Jambi memperoleh alokasi sebanyak 23 kuota peserta dalam pelaksanaan profiling tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 19 pegawai hadir langsung mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sementara itu, empat pegawai lainnya berhalangan hadir dan telah menyampaikan surat pernyataan resmi sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi.
Profiling ASN yang dilaksanakan BKN bertujuan memetakan potensi dasar setiap pegawai. Selain itu, kegiatan ini mengidentifikasi karakteristik kepribadian, gaya kerja, serta kompetensi sosial kultural ASN. Selanjutnya, hasil pemetaan tersebut akan diintegrasikan ke dalam Sistem Informasi ASN (SIASN). Data itu menjadi dasar penguatan manajemen talenta berbasis sistem merit yang diterapkan secara nasional.

Sebelum tes, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian (AUPKK) UIN STS Jambi, Dr. H. Muhammad Abdu, M.M., memberikan arahan kepada peserta. Ia hadir sebagai salah satu peserta sekaligus menyampaikan motivasi kepada seluruh pegawai yang mengikuti kegiatan.
Menurutnya, profiling ASN memiliki arti penting bagi perjalanan karier setiap aparatur. Program tersebut juga menjadi instrumen strategis untuk memperkuat organisasi melalui pemetaan potensi pegawai secara objektif. “Profiling ASN ini merupakan agenda yang sangat penting bagi perjalanan karier kita dan penguatan organisasi. Melalui profiling ini, peta potensi seluruh pegawai akan terpetakan secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menambahkan, modernisasi birokrasi membuka peluang semakin besar terhadap mobilitas karier antarlembaga pemerintahan. Oleh sebab itu, kesiapan kapasitas dan portofolio pegawai menjadi faktor penting dalam menghadapi dinamika tersebut.
Selain memberikan motivasi, Muhammad Abdu juga menjelaskan landasan pelaksanaan profiling ASN kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan kewajiban bagi Pegawai Negeri Sipil pada jabatan tertentu. Menurutnya, kewajiban tersebut berlaku bagi pejabat manajerial, seperti Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas. Di samping itu, pejabat fungsional juga diwajibkan mengikuti pemetaan kompetensi tersebut.
Ia menegaskan bahwa profiling ASN berbeda dengan asesmen teknis maupun evaluasi kinerja. Jika asesmen teknis menilai kelayakan seseorang pada posisi tertentu, profiling lebih berfokus pada pemetaan potensi dasar, kepribadian kerja, serta kecenderungan perilaku dalam menjalankan tugas. “Bapak dan Ibu peserta yang hadir tidak perlu khawatir. Profiling ASN ini berfokus pada pemetaan potensi dasar, kepribadian kerja, serta kecenderungan perilaku dalam mengabdi,” katanya.
Setelah pengarahan selesai, Muhammad Abdu bergabung bersama peserta lainnya di ruang ujian. Seluruh rangkaian tes kemudian dilaksanakan dengan pendampingan tim UPT BKN Jambi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan profiling berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Para peserta mengikuti setiap tahapan tes sebagai bagian dari proses pemetaan kompetensi yang telah dirancang BKN.
Melalui partisipasi aktif pimpinan dan pegawai dalam kegiatan tersebut, UIN STS Jambi menegaskan komitmennya mendukung penguatan tata kelola ASN. Komitmen itu diwujudkan melalui pengembangan sumber daya manusia yang presisi, profesional, adaptif, serta berdaya saing tinggi sesuai arah reformasi birokrasi nasional.


Bagikan: