Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

UIN STS Jambi Lepas Mahasiswa PKM Peduli Bencana ke Padang, Sumatra Barat

JAMBI — Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi secara resmi melepas mahasiswa Peduli Bencana yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat (PKM)di Padang, Sumatra Barat. Kegiatan pelepasan ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Jamaludin, M.Pd, dan berlangsung dengan khidmat serta penuh semangat kepedulian sosial. Bertempat di Depan Rektorat UIN STS Jambi Kamis, 5 Februari 2026.

Dalam sambutannya, Dr. Jamaludin, M.Pd menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang mengikuti PKM Peduli Bencana. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan sosial di tengah kondisi darurat kebencanaan.

“PKM ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga bentuk nyata kehadiran perguruan tinggi dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Jangan lupa Sholat, Jaga sikap, etika, dan nama baik almamater Serta Tetap selalu Kompak selama menjalankan pengabdian,” pesan Dr. Jamaludin.

Mahasiswa peserta PKM Peduli Bencana UIN STS Jambi akan melaksanakan berbagai program kemanusiaan, mulai dari penyaluran bantuan, kegiatan sosial, hingga pendampingan masyarakat di wilayah terdampak bencana di Padang, Sumatra Barat.

Kegiatan ini mengusung semangat “Dari Kita untuk Indonesia” sebagai wujud solidaritas dan kepedulian bersama. Pelepasan mahasiswa ini ditandai dengan doa bersama, dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, UIN STS Jambi terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan jiwa pengabdian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses