UIN STS Jambi Terima Bantuan 8 Motor Sampah Program Aspirasi dari DPR RI

Berita 3 menit baca 170 kali dilihat
UIN STS Jambi Terima Bantuan 8 Motor Sampah Program Aspirasi dari DPR RI

JAMBI – UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menerima bantuan delapan motor sampah. Bantuan tersebut diserahkan melalui Program Aspirasi Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jambi. Serah terima bantuan berlangsung di SUTHA Corner UIN STS Jambi, Kamis (20/8/2026). Anggota DPR RI Komisi XII Dapil Jambi, H. Elpisina, S.Sos., M.Si., menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis.

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., hadir dalam kegiatan tersebut. Rektor didampingi Wakil Rektor, kepala biro, Kepala SPI, serta Kabag Umum. Dalam sambutannya, Rektor UIN STS Jambi menyampaikan apresiasi kepada H. Elpisina. Ia juga menyampaikan terima kasih atas bantuan kendaraan pengangkut sampah tersebut. “Dengan bantuan ini, kita harus dapat memanfaatkannya dengan maksimal,” ujar Kasful Anwar.

Menurut dia, keberadaan motor sampah sangat dibutuhkan untuk mendukung kebersihan lingkungan kampus. Terlebih, aktivitas kampus akan kembali meningkat setelah masa perkuliahan berakhir. Saat ini, aktivitas perkuliahan di UIN STS Jambi masih memasuki masa libur. Karena itu, volume sampah di lingkungan kampus belum terlalu banyak.

Namun, kondisi tersebut diperkirakan berubah ketika kegiatan akademik kembali berjalan. Aktivitas mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan akan meningkatkan produksi sampah. “Sekarang kuliah masih libur, sehingga sampah tidak begitu banyak,” kata Kasful Anwar. “Nanti ketika kuliah kembali aktif, sampah akan bertumpuk.”

Karena itu, bantuan delapan motor sampah dinilai menjadi dukungan penting bagi pengelolaan kebersihan kampus. Kendaraan tersebut diharapkan mempercepat proses pengangkutan sampah. Rektor mengatakan UIN STS Jambi sebelumnya hanya memiliki dua motor sampah. Jumlah tersebut dinilai belum cukup menunjang kebutuhan pengangkutan sampah. “Dengan bantuan ini kita sangat bersyukur, sehingga pengangkutan sampah akan lebih cepat,” ujarnya.

Sementara itu, H. Elpisina mengatakan persoalan sampah masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian. Menurutnya, pengelolaan sampah harus diarahkan menjadi sesuatu yang memberikan manfaat. Ia mencontohkan pengelolaan sampah di Jakarta yang sudah berkembang menjadi berbagai bentuk pemanfaatan. Salah satunya adalah pengolahan sampah sebagai sumber energi pembangkit listrik. “Kalau di Jakarta, sampah sudah bisa dimanfaatkan menjadi berbagai manfaat,” kata Elpisina. “Salah satunya menjadi pembangkit listrik.”

Menurut Elpisina, kondisi pengelolaan sampah di Jambi masih menghadapi berbagai tantangan. Sampah menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang membutuhkan penanganan secara bersama. “Di Jambi, sampah menjadi permasalahan yang cukup besar,” ujarnya.

Karena itu, Elpisina berharap bantuan kendaraan tersebut dapat membantu mengurangi persoalan sampah. Khususnya, persoalan sampah yang berada di lingkungan dan sekitar UIN STS Jambi. “Dengan bantuan ini, saya berharap permasalahan sampah dapat teratasi,” kata Elpisina. “Terutama permasalahan sampah di sekitar kampus UIN STS Jambi.”

Menurutnya, dukungan sarana pengangkutan menjadi salah satu langkah awal dalam memperkuat pengelolaan sampah. Namun, upaya tersebut tetap membutuhkan pengelolaan yang berkelanjutan. Selain pengangkutan, kesadaran seluruh warga kampus juga menjadi faktor penting dalam pengelolaan sampah. Pemilahan dan pengurangan sampah dari sumbernya dapat membantu proses pengelolaan berikutnya.

Dengan tambahan delapan kendaraan, UIN STS Jambi kini memiliki sarana pengangkutan sampah yang lebih memadai. Sebelumnya, kampus hanya mengandalkan dua motor sampah untuk mendukung operasional kebersihan. Selanjutnya, kendaraan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara efektif sesuai kebutuhan lapangan. Penggunaan yang optimal akan membantu menjaga kebersihan berbagai kawasan kampus.

Bantuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kampus yang bersih dan nyaman. Lingkungan yang terjaga dapat mendukung aktivitas akademik dan pelayanan kampus. Dengan demikian, serah terima bantuan motor sampah tidak hanya menjadi kegiatan simbolis. Bantuan tersebut diharapkan memberikan dampak nyata bagi pengelolaan lingkungan UIN STS Jambi.

Ke depan, sinergi antara pemerintah, DPR RI, perguruan tinggi, dan masyarakat diperlukan. Kolaborasi tersebut penting untuk mendorong pengelolaan sampah yang lebih efektif di Jambi. Melalui bantuan ini, UIN STS Jambi diharapkan mampu mempercepat pengangkutan sampah. Selain itu, kampus dapat terus mengembangkan budaya peduli lingkungan di kalangan sivitas akademika.

Bagikan:

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved.