Padang – Komitmen Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dalam mencetak Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkualitas dan inovatif kembali dibuktikan. Ketua Tim Kepegawaian, Ibu Sri Rezeki, S.Ag., dalam perannya sebagai mentor, mendampingi secara langsung lima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) UIN STS Jambi dalam agenda puncak Seminar Evaluasi Aktualisasi Pelatihan Dasar (Latsar) Kementerian Agama di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Padang, Selasa (14/10).
Pendampingan ini merupakan bagian integral dari proses pembinaan untuk memastikan setiap gagasan perubahan yang dirancang oleh para CPNS selaras dengan kebutuhan dan visi institusi. Kehadiran mentor menjadi penegas bahwa UIN STS Jambi tidak hanya merekrut, tetapi juga secara aktif membimbing talenta-talenta barunya untuk menjadi agen perubahan yang efektif.
Seminar aktualisasi ini menjadi ajang bagi para CPNS untuk memaparkan hasil inovasi yang telah mereka implementasikan selama masa habituasi. Kelima CPNS yang dengan percaya diri mempresentasikan gagasannya di hadapan para penguji adalah:
M. Hanafi Frands Danu, S.H. (CPNS Analis Hukum Ahli Pertama), M. Rifqi Haryono, S.Kom (CPNS Pranata Komputer Ahli Pertama). Nurlinawati. S, S.Sos. (CPNS Perencana Ahli Pertama), M. Fathir Fikri, S.Kom. (CPNS Pranata Komputer Ahli Pertama). Dan Rudi Sartono, S.Kom. (CPNS Pranata Komputer Ahli Pertama)
Sebagai mentor, Ibu Sri Rezeki, S.Ag., mengungkapkan rasa bangganya terhadap perkembangan yang ditunjukkan oleh para CPNS bimbingannya. “Menyaksikan mereka memaparkan hasil kerjanya hari ini adalah sebuah kebanggaan. Sejak awal perancangan hingga implementasi, saya melihat langsung semangat dan keseriusan mereka untuk memberikan kontribusi nyata bagi universitas,” ungkapnya.
Beliau juga menekankan bahwa peran mentor adalah memastikan setiap gagasan tidak hanya cemerlang di atas kertas, tetapi juga dapat diterapkan dan membawa dampak positif. “Gagasan-gagasan yang lahir dari aktualisasi ini, mulai dari penguatan sistem digital hingga tata kelola perencanaan, adalah jawaban konkret atas tantangan yang kita hadapi. Ini bukti bahwa proses Latsar berhasil membentuk calon ASN yang peka dan solutif,” tambah Ibu Sri Rezeki.
Suasana seminar berjalan dinamis, di mana setiap peserta mampu mempertahankan argumen inovasinya dengan data dan analisis yang kuat. Keberhasilan mereka dalam seminar ini menjadi langkah awal yang solid untuk memulai pengabdian sebagai ASN yang profesional, berintegritas, dan siap mendukung akselerasi kemajuan UIN STS Jambi.
Dengan selesainya seluruh rangkaian Latsar, UIN STS Jambi optimis bahwa kelima ASN baru ini akan membawa energi positif dan memperkuat fondasi sumber daya manusia yang unggul, sejalan dengan visi universitas untuk menjadi kampus Islam yang terkemuka dan berdaya saing global.