Yudisium IX FST UIN STS Jambi, 149 Lulusan Didorong Adaptif Hadapi Transformasi Digital

Berita 4 menit baca 121 kali dilihat
Yudisium IX FST UIN STS Jambi, 149 Lulusan Didorong Adaptif Hadapi Transformasi Digital

JAMBI – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menggelar Yudisium IX. Mengusung tema “Menjadi Sarjana Sains dan Teknologi yang Adaptif dan Berdaya Juang di Era Transformasi Digital.” Yudisium berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan universitas dan para dekan di lingkungan UIN STS Jambi. Selain itu, kegiatan tersebut diikuti civitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi UIN STS Jambi.

Rektor UIN STS Jambi diwakili Wakil Rektor III, Dr. Jamaluddin, M.Pd., dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Dr. Jamaluddin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta Yudisium IX FST UIN STS Jambi. Ia mengapresiasi perjuangan mahasiswa dalam menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan hingga mencapai tahap yudisium.

Menurutnya, yudisium bukan menjadi akhir perjalanan pendidikan bagi para mahasiswa. Sebaliknya, yudisium merupakan awal bagi lulusan untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh. “Para lulusan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya di tengah transformasi digital,” ujar Dr. Jamaluddin.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi berlangsung cepat dan menghadirkan berbagai perubahan dalam kehidupan masyarakat. Karena itu, lulusan perguruan tinggi harus memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perubahan tersebut. Selain itu, ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kuliah harus memberikan manfaat bagi masyarakat. “Ilmu yang diperoleh selama di bangku perkuliahan hendaknya memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Dr. Jamaluddin mengingatkan lulusan agar memiliki daya juang dalam menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, integritas dan kompetensi juga menjadi modal penting dalam memasuki dunia profesional. Kemudian, kemampuan untuk terus belajar harus menjadi bagian dari perjalanan setiap lulusan. Ia menegaskan bahwa proses belajar tidak berhenti setelah seseorang memperoleh gelar sarjana. “Jangan berhenti belajar setelah memperoleh gelar sarjana,” tegasnya.

Ia juga mendorong lulusan untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan diri secara berkelanjutan. Sebab, tantangan masa depan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter kuat. Selain itu, lulusan juga dituntut memiliki integritas dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

Sementara itu, Dekan FST UIN STS Jambi, H. Arfan, S.Th.I., M.Soc., Sc., Ph.D., turut menyampaikan apresiasi. Ia mengaku bangga terhadap seluruh mahasiswa yang berhasil menyelesaikan proses pendidikan di Fakultas Sains dan Teknologi. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang membutuhkan ketekunan dan komitmen.

Karena itu, ia berharap seluruh lulusan mampu membawa nama baik almamater setelah menyelesaikan pendidikan. Para lulusan juga diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di FST. “Lulusan harus mampu membawa nama baik almamater dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh,” ujar H. Arfan.

Lebih lanjut, Dekan FST menekankan pentingnya kesiapan lulusan menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. Menurutnya, kemampuan beradaptasi menjadi modal penting dalam menghadapi perubahan dunia kerja. Kemauan untuk terus berkembang juga diperlukan ketika lulusan berinteraksi dengan masyarakat. Dengan demikian, lulusan FST diharapkan tidak hanya mengandalkan kompetensi akademik.

Mereka juga perlu membangun kemampuan profesional dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Pada Yudisium IX tersebut, sebanyak 149 mahasiswa dinyatakan mengikuti prosesi yudisium Fakultas Sains dan Teknologi. Jumlah tersebut terdiri atas tiga program studi yang berada di lingkungan FST UIN STS Jambi. Sebanyak 137 peserta berasal dari Program Studi Sistem Informasi. Selanjutnya, tujuh peserta berasal dari Program Studi Fisika. Kemudian, lima peserta lainnya berasal dari Program Studi Kimia.

Selain prosesi yudisium, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penghargaan bagi mahasiswa berprestasi. Mahasiswa terbaik FST UIN STS Jambi diraih Ananda Hidayah Herliyani, S.Kom., dari Program Studi Sistem Informasi. Ananda Hidayah Herliyani berhasil meraih predikat Magna Cum Laude. Prestasi tersebut menjadi salah satu capaian yang membanggakan bagi Fakultas Sains dan Teknologi.

Keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan capaian akademik mahasiswa selama menjalani proses pendidikan. Dengan demikian, Yudisium IX menjadi momentum penting bagi FST dan seluruh lulusan. Selanjutnya, para lulusan diharapkan mampu mengembangkan kompetensi serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Pada akhirnya, semangat adaptif dan daya juang menjadi bekal penting menghadapi era transformasi digital.

Bagikan:

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved.