Yudisium XX Fakultas Syariah UIN STS Jambi, 177 Mahasiswa Resmi Lulus
JAMBI – Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Yudisium XX. Kegiatan berlangsung di Amphitheater GCR Wing C, Rabu (12/8/2026). Yudisium ini menjadi ajang penting bagi 177 mahasiswa Fakultas Syariah. Mereka dinyatakan telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan akademik.

Hadir Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Jamaluddin, M.Pd.I. Selain itu, hadir Dekan Fakultas Syariah, para Wakil Dekan, serta para Ketua Program Studi. Sekretaris Program Studi juga turut menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan ini, Dr. Jamaluddin menyampaikan pesan Rektor UIN STS Jambi kepada para lulusan. Ia mengapresiasi perjuangan mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan.
Menurutnya, gelar akademik harus diiringi tanggung jawab moral dan sosial. Karena itu, ilmu yang diperoleh perlu memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain bermanfaat bagi masyarakat, lulusan diharapkan berkontribusi bagi bangsa dan agama. Selanjutnya, para lulusan juga didorong terus mengembangkan kompetensi.
Pengembangan kompetensi dapat dilakukan melalui dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat. Para lulusan juga dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Selanjutnya, Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. H. Ahmad Syukri, M.A., menyampaikan pesannya kepada lulusan. Ia menegaskan bahwa yudisium bukanlah akhir perjalanan akademik.
Menurutnya, yudisium justru menjadi awal bagi lulusan mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh. Karena itu, lulusan harus mampu menerapkan pengetahuan secara nyata.
Prof. Ahmad Syukri juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalitas bagi setiap lulusan. Selain itu, kepekaan terhadap persoalan masyarakat menjadi bagian penting. Lulusan Fakultas Syariah diharapkan mampu membaca perkembangan persoalan hukum dan sosial. Mereka juga perlu memahami dinamika pemerintahan dan kehidupan kemasyarakatan.
Lebih lanjut, ia berpesan agar lulusan terus mengembangkan kapasitas diri. Semangat belajar juga harus tetap dijaga setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Di tengah perubahan zaman, kemampuan beradaptasi menjadi semakin penting. Terlebih lagi, dunia kerja menghadirkan tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, lulusan perlu meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan. Langkah ini akan menjadi bekal untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Sementara itu, sebanyak 177 mahasiswa mengikuti Yudisium XX Fakultas Syariah. Mereka berasal dari enam program studi yang ada di fakultas Syariah. Pada kesempatan yang sama, Fakultas Syariah memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi. Penghargaan diberikan berdasarkan capaian akademik terbaik selama masa studi.
Terbaik pertama diraih Moch Alghani FC dari Program Studi Perbandingan Mazhab. Ia memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK sebesar 3,92. Kemudian, posisi terbaik kedua diraih Muhammad Ali Sakti Hasibuan. Ia berasal dari Program Studi Hukum Keluarga Islam dengan IPK 3,92. Sementara itu, posisi terbaik ketiga diraih Muhammad Dzaki Al-Faruq. Ia berasal dari Program Studi Hukum Pidana Islam dengan IPK 3,92.


Yudisium XX Fakultas Syariah UIN STS Jambi dengan demikian memiliki makna lebih dari sekadar seremoni akademik. Kegiatan ini menjadi momentum pelepasan mahasiswa menuju kehidupan profesional dan kemasyarakatan.
Dengan bekal pendidikan yang diperoleh, para lulusan diharapkan mampu berkontribusi secara nyata. Mereka dapat menjadi sumber daya manusia profesional, berintegritas, dan berdaya saing.
Selain itu, lulusan diharapkan mampu membawa nilai-nilai keislaman dalam setiap pengabdian. Dengan demikian, ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Bagikan: