Yudisium ke-18 Fakultas Dakwah UIN STS Jambi, 49 Lulusan Siap Mengabdi di Masyarakat

Berita 4 menit baca 61 kali dilihat
Yudisium ke-18 Fakultas Dakwah UIN STS Jambi, 49 Lulusan Siap Mengabdi di Masyarakat

JAMBI — Fakultas Dakwah UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menggelar Upacara Yudisium ke-18, Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi 49 lulusan dari empat program studi. Para lulusan dinyatakan siap melanjutkan perjalanan setelah menyelesaikan pendidikan akademik. Selanjutnya, mereka diharapkan mampu berkiprah dan mengabdi di tengah masyarakat.

Dr. Pahmi, S.Sy., S.Ag., M.Si mewakili Rektor UIN STS Jambi dalam kegiatan yudisium tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya peran strategis lulusan Fakultas Dakwah. Menurutnya, perkembangan teknologi komunikasi menghadirkan tantangan baru bagi aktivitas dakwah. Karena itu, lulusan perlu memiliki kemampuan akademik sekaligus kompetensi digital. “Fakultas Dakwah harus menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan-pesan kebenaran kepada publik,” ujar Dr. Pahmi.

Ia menilai tantangan zaman menuntut lulusan memiliki kemampuan lebih luas. Selain cakap secara teoritis, lulusan juga harus mampu menguasai jejaring media. Kemampuan tersebut diperlukan untuk menjangkau masyarakat dalam lingkup nasional maupun internasional. Dengan demikian, dakwah dapat disampaikan melalui berbagai platform komunikasi yang berkembang.

Selanjutnya, Dr. Pahmi menekankan pentingnya penguasaan media dan literasi digital. Menurutnya, kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi era konvergensi media. Melalui kemampuan tersebut, nilai-nilai dakwah Islam dapat disampaikan secara lebih efektif. Pesan dakwah diharapkan tetap moderat, menyejukkan, dan berorientasi pada kemajuan.

Dengan demikian, lulusan Fakultas Dakwah dapat mengambil peran strategis di tengah perubahan masyarakat. Mereka juga diharapkan mampu menghadirkan konten positif di ruang publik digital.

Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Ahmad Syukri, SS., M.Ag., menyampaikan rasa bangga. Ia memberikan pesan khusus kepada seluruh lulusan angkatan ke-18. Menurut Ahmad Syukri, kelulusan bukan menjadi akhir perjalanan pendidikan. Sebaliknya, kelulusan merupakan awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat. “Gelar akademik yang kalian raih membawa tanggung jawab moral dan sosial yang besar,” kata Ahmad Syukri.

Ia juga mengingatkan lulusan agar senantiasa berbakti kepada orang tua. Selain itu, alumni diminta menjaga nama baik almamater dalam setiap langkah. Para alumni juga diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi nusa, bangsa, dan agama. Karena itu, nilai keislaman harus tetap menjadi landasan dalam menjalankan profesi.

Selain nilai keislaman, Ahmad Syukri menekankan pentingnya kejujuran dan profesionalisme. Pesan tersebut menjadi bekal bagi alumni saat memasuki dunia kerja. Selanjutnya, nilai tersebut juga diperlukan bagi alumni yang melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Dengan bekal tersebut, alumni diharapkan mampu berkembang sekaligus memberikan manfaat.

Dalam kegiatan tersebut, Fakultas Dakwah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah lulusan berprestasi. Penghargaan diberikan berdasarkan capaian akademik dan non-akademik. Terbaik Fakultas sekaligus Terbaik Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam diraih Tarik Andika, S.Sos. Ia memperoleh IPK 3,97 dengan predikat Magna Cumlaude.

Kemudian, penghargaan Terbaik Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam diraih Siti Zirotur Rohmah, S.Sos. Ia memperoleh IPK 3,99 dengan predikat Cumlaude. Berikutnya, Rizfa’i Januakbar Bisri, S.Sos. menjadi lulusan terbaik Program Studi Jurnalistik Islam. Ia meraih IPK 3,99 dengan predikat Cumlaude.

Sementara itu, Rohmatun Nazilah, S.Sos. menjadi lulusan terbaik Program Studi Manajemen Dakwah. Ia memperoleh IPK 3,95 dengan predikat Cumlaude. Penghargaan mahasiswa inspiratif diberikan kepada Desti Setia Ningsih, S.Sos. Ia memperoleh IPK 3,97 dengan predikat Cumlaude. Desti juga mencatat prestasi non-akademik yang membanggakan. Ia menjadi Winner of Putri Lentera Muslimah Indonesia. Selain itu, ia meraih prestasi dalam kompetisi internasional kategori “Public Opinion”. Kompetisi tersebut mengangkat tema Generasi Sandwich.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam Fakultas Dakwah UIN STS Jambi. Prestasi tersebut menunjukkan potensi mahasiswa dalam bidang akademik maupun non-akademik. Kemudian, rangkaian kegiatan ditutup dengan sejumlah prosesi penting bagi para lulusan. Prosesi tersebut meliputi pelantikan pengurus alumni tahun 2026.

Selanjutnya, dilakukan pelepasan almamater UIN STS Jambi dan pemasangan jaket alumni tahun 2026. Prosesi tersebut dipimpin langsung Wakil Dekan III Fakultas Dakwah, Dr. M. Junaidi Habe, S.Ag., M.Si.

Pada akhirnya, lulusan diharapkan tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi. Mereka juga diharapkan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Dengan kompetensi dakwah, komunikasi, dan literasi digital, alumni memiliki ruang pengabdian yang semakin luas. Mereka dapat berkontribusi melalui lembaga sosial, media, pemerintahan, maupun sektor profesional lainnya.

Karena itu, momentum yudisium ke-18 menjadi awal perjalanan baru bagi 49 lulusan Fakultas Dakwah. Bekal akademik dan nilai keislaman diharapkan menjadi fondasi dalam menjalankan pengabdian.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved.