341 Mahasiswa UIN STS Jambi Diterjunkan Berangkat KKN ke Batang Hari dan Muaro Jambi
JAMBI – UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi secara resmi melepas 341 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahap I Angkatan 53, Senin (6/7/2026). Pelepasan berlangsung di Lapangan Rektorat Lama, Kampus II Simpang Sungai Duren.
Dalam arahannya, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan KKN tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan program kerja. Menurutnya, kemampuan mahasiswa beradaptasi dengan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan pengabdian.
Rektor meminta seluruh peserta segera membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat setempat. Langkah itu dinilai penting agar program yang dirancang dapat diterima dan memberikan manfaat. “Mahasiswa harus bisa cepat menyesuaikan diri dengan masyarakat, terutama dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda setempat. Dengan waktu yang singkat ini, diharapkan mahasiswa mampu mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi di tengah masyarakat,” tegasnya.
Selain itu, Rektor mengingatkan seluruh mahasiswa agar menjaga marwah dan nama baik UIN STS Jambi selama berada di lokasi KKN. Ia menilai setiap mahasiswa merupakan representasi kampus yang akan dinilai langsung oleh masyarakat. Karena itu, Rektor meminta peserta menjaga sikap, etika, dan perilaku selama menjalankan pengabdian. Ia berharap tidak ada tindakan yang dapat mencoreng citra institusi.
“Jangan sampai ada berita jelek yang viral mengenai mahasiswa KKN. Kampus Islam itu harus dijunjung di masyarakat. Tunjukkan kemampuan dan jadilah contoh yang baik dengan menjadi pionir di desa-desa tersebut, seperti menjadi imam, khotbah, azan, memimpin yasinan dan tahlilan,” pesannya.
Menurut Rektor, mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat. Kehadiran peserta KKN diharapkan mampu memberikan solusi sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan keagamaan di desa.
Peserta KKN Reguler Tahap I Angkatan 53 akan mengabdi selama satu bulan di 30 desa dengan fokus penguatan pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua LPPM, Dr. Fridiyanto, M.Pd., dalam laporannya menjelaskan bahwa KKN Reguler Tahap I Angkatan 53 akan berlangsung selama satu bulan, mulai 6 Juli hingga 5 Agustus 2026. Ia menyebutkan sebanyak 341 mahasiswa mengikuti KKN dan terbagi dalam 30 kelompok. Sebanyak 15 kelompok ditempatkan di Kabupaten Batang Hari, sedangkan 15 kelompok lainnya ditempatkan di Kabupaten Muaro Jambi.
Setiap kelompok terdiri atas 11 hingga 12 mahasiswa. Komposisi peserta di setiap posko berjumlah empat mahasiswa laki-laki dan delapan mahasiswa perempuan. Selain itu, terdapat 47 mahasiswa yang membawa sepeda motor menuju lokasi KKN. Seluruh mahasiswa tersebut telah melengkapi surat izin dari orang tua sebelum diberangkatkan.
Fridiyanto juga memastikan seluruh posko mahasiswa laki-laki dan perempuan dipisahkan. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan selama pelaksanaan KKN. Menurutnya, seluruh persiapan teknis telah diselesaikan sebelum pemberangkatan. Panitia juga telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait di lokasi penempatan mahasiswa.
Kegiatan pelepasan ditutup dengan pelepasan balon sebagai simbol dimulainya pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama pimpinan universitas, panitia, dan dosen pembimbing.
Selanjutnya, para mahasiswa diberangkatkan menuju lokasi KKN di Kabupaten Batang Hari dan Kabupaten Muaro Jambi. Selama satu bulan ke depan, mereka akan melaksanakan berbagai program pengabdian sebagai implementasi Tridarma Perguruan Tinggi di tengah masyarakat.