Muaro Jambi – Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar rapat kerja bersama pimpinan universitas, Selasa (22/7). Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bentuk evaluasi dan penguatan arah kebijakan pengelolaan BLU di lingkungan kampus.
Wakil Rektor II UIN STS Jambi dan jajaran pimpinan universitas menghadiri pertemuan hari ini. Termasuk para kepala biro, ketua Lembaga, PPK, ketua tim kerja keuangan dan perencanaan, SPI, dan kepala pusat pengembangan bisnis.

Dalam rapat ini, Wakil Rektor II, Dr. Pahmi, menyampaikan pentingnya peningkatan publikasi nasional dan internasional secara berkelanjutan. Ia juga menegaskan perlunya penguatan kerja sama lulusan dan peningkatan akreditasi institusi maupun program studi secara menyeluruh. Menurutnya, UIN STS Jambi harus menargetkan akreditasi internasional serta sertifikasi layanan perpustakaan dan TIPD dalam waktu dekat.
Selanjutnya, rapat dipimpin Ketua Dewan Pengawas, Prof. Dr. H. Rohmat Mulyana, M.Pd, menekankan urgensi revisi terhadap dokumen Rencana Strategis (Renstra). Ia menyebutkan bahwa revisi perlu memuat program prioritas yang berasal dari Menteri Agama dan Rektor UIN STS Jambi. Renstra baru diharapkan menjadi panduan utama bagi seluruh unit dalam menyusun rencana kerja masing-masing.
Anggota Dewas, Ir. Oentarto Wibowo, MPA, menyampaikan dukungan atas revisi tersebut karena melihat perubahan positif yang signifikan di berbagai lini. Menurutnya, saat ini terjadi transformasi dalam pengelolaan tenaga kependidikan, dosen, mahasiswa, alumni, dan sarana prasarana kampus. Ia menambahkan bahwa UIN STS Jambi tidak hanya menjadi menara gading, tetapi juga hadir untuk masyarakat melalui PKM. Peningkatan akreditasi turut berdampak positif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap UIN STS Jambi sebagai pilihan pendidikan tinggi. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh program strategis harus dituangkan dalam rencana tahunan dan jangka panjang kampus.
Sementara itu, Prof. Dr. Hj. Sri Rahayu, S.E., M.Si., Ak., CA, mengapresiasi inisiatif revisi dokumen Renstra yang sedang berlangsung. Ia berharap revisi tersebut segera selesai agar seluruh unit dapat menyelaraskan kegiatan dengan arah strategis universitas.
Menurutnya, rencana aksi tahunan harus segera disusun agar tidak terjadi kesenjangan antara kebijakan dan pelaksanaan di lapangan. Ia juga menekankan pentingnya memperhatikan dokumen Sistem Penjaminan Mutu (SPM) yang telah ditetapkan universitas.
Sebagai penutup, Prof. Sri Rahayu meyakini bahwa tim penyusun visi dan misi universitas telah bekerja dengan penuh komitmen. Melalui revisi Renstra dan penyusunan program prioritas, UIN STS Jambi diharapkan semakin adaptif, akuntabel, dan berdaya saing global.