Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

LP3H UIN STS Jambi dan Disperindag Kolaborasi Percepat Sertifikasi Halal UMKM Jambi

JAMBI – Komitmen UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dalam mendukung penguatan ekonomi umat kembali ditunjukkan melalui peran aktif Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H). Kali ini, LP3H UIN STS Jambi mengambil bagian strategis dalam program percepatan sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro di Kota Jambi.

Bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, tim LP3H turun langsung ke lapangan pada Rabu (29/4/2026) malam. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan kuliner Tugu Keris Siginjai, Kotabaru, yang dikenal sebagai salah satu sentra Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Jambi.

Dipimpin oleh Ketua LP3H, Turino Adi Irawan, tim pendamping halal UIN STS Jambi menjalankan pendekatan jemput bola dengan memberikan layanan edukasi sekaligus pendaftaran sertifikasi halal secara langsung di lokasi. Pendekatan ini dinilai efektif dalam mengatasi kendala administratif yang selama ini dihadapi pelaku usaha kecil.

Dalam kegiatan tersebut, LP3H tidak hanya memberikan pemahaman mengenai urgensi sertifikasi halal, tetapi juga mendampingi para pelaku usaha dalam proses pengisian dokumen, verifikasi bahan baku, hingga prosedur pengajuan sertifikasi. Hal ini menjadi bentuk nyata pengabdian kampus kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM.

Turino Adi Irawan menegaskan bahwa keterlibatan LP3H merupakan bagian dari tanggung jawab akademik dan sosial kampus dalam mendukung ekosistem halal di daerah. Menurutnya, kehadiran perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus memberikan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat.

“LP3H UIN STS Jambi hadir untuk memastikan para pelaku usaha mendapatkan pendampingan yang tepat, sehingga proses sertifikasi halal dapat berjalan lebih mudah, cepat, dan sesuai standar,” ujarnya.

Kehadiran tim LP3H di lapangan disambut antusias oleh para pedagang. Banyak di antara mereka merasa terbantu karena mendapatkan bimbingan langsung yang sebelumnya sulit diakses. Proses yang biasanya dianggap rumit kini dapat dilakukan secara lebih sederhana dan efisien.

Kepala Disperindag Kota Jambi, Nella Ervina, menegaskan bahwa pendekatan ini bertujuan memberikan kemudahan akses bagi para pedagang. Menurutnya, edukasi saja tidak cukup tanpa diikuti solusi praktis di lapangan.

“Kami ingin memastikan para PKL tidak hanya memahami pentingnya sertifikasi halal. Tetapi juga bisa langsung mendaftar tanpa harus meninggalkan aktivitas berdagang,” ujarnya di sela kegiatan.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya mencapai target 1.000 PKL bersertifikat halal di Kota Jambi. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, diharapkan tercipta sinergi yang mampu mempercepat pengembangan sektor UMKM berbasis halal.

Dengan keterlibatan aktif LP3H UIN STS Jambi, kawasan kuliner seperti Tugu Keris Siginjai diharapkan semakin dikenal. Tidak hanya sebagai destinasi yang menarik, tetapi juga terjamin kehalalannya. Langkah ini sekaligus mempertegas peran UIN STS Jambi sebagai kampus yang adaptif, solutif, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses