Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali memperluas jejaring kolaborasi strategis. Kali ini, UIN STS Jambi menandatangani nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama (PKS) bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dan Radio Republik Indonesia (RRI) Jambi.
Kegiatan penandatanganan berlangsung pada Kamis (13/11) di ruang rapat Rektor lantai tiga Gedung Rektorat UIN STS Jambi. Acara tersebut dihadiri oleh Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful Anwar, beserta jajaran pimpinan universitas. Dari pihak kampus, hadir Wakil Rektor I dan III, Kepala Biro, Dekan serta Wakil Dekan III Fakultas Dakwah, Kabag Akademik, dan Ketua Tim Kerja Humas dan Kerja Sama.
Sementara itu, dari YBM PLN hadir Ketua YBM PLN, Didi Rahmat, Ketua YBM PLN UP3 Jambi, Muhammad Wim, dan Manager Amil YBM PLN, Naufal Irfan. Adapun dari RRI turut hadir Direktur Teknik Media Baru LPP RRI, Drs. Muhammad Suja’i, Kepala RRI Jambi, Dadan Sutaryana, S.H., M.Si., beserta jajaran manajemen RRI Jambi.
Dalam sambutannya, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Kasful Anwar, menyambut baik kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa sinergi ini akan memberikan manfaat luas bagi sivitas akademika dan masyarakat. “Beasiswa yang diberikan melalui kerja sama ini harus tersebar di semua fakultas. Sebab kuota beasiswa sebanyak 40 mahasiswa,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan, kerja sama dengan RRI sebenarnya telah terjalin sejak lama. “Selama ini sudah ada kolaborasi dalam program magang mahasiswa maupun dosen yang menjadi narasumber di RRI. Melalui MoU ini, hubungan kita akan semakin kuat dan berdampak bagi semua pihak,” jelas Prof. Kasful.
Ketua YBM PLN, Didi Rahmat, menjelaskan bahwa program beasiswa yang diberikan tidak hanya berupa bantuan dana pendidikan. Mahasiswa penerima beasiswa juga akan ikut aktif berorganisasi dan mengembangkan soft skill. “Beasiswa ini diberikan selama delapan semester, agar mahasiswa dapat menyelesaikan studinya dengan baik,” ujarnya.
Selain program beasiswa, YBM PLN juga memiliki berbagai kegiatan sosial. “Kami memiliki program pesantren untuk siswa SMA yang saat ini telah berjalan di Depok, Sukabumi, dan Bogor. Di Jambi, kami juga memiliki desa binaan yang fokus pada pengelolaan pertanian dan peternakan. Ini merupakan bentuk komitmen YBM PLN untuk membantu umat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala RRI Jambi, Dadan Sutaryana, S.H., M.Si., menegaskan bahwa kolaborasi dengan UIN STS Jambi selama ini berjalan positif. “Banyak mahasiswa yang telah magang di RRI, dan para dosen juga sering mengisi acara kami. Kami juga berharap hasil penelitian dari UIN STS Jambi dapat dibagikan kepada RRI. Karena hal itu akan memberi dampak positif bagi publik,” tuturnya.
Kerja sama ini menjadi momentum penting bagi UIN STS Jambi untuk memperkuat jejaring dengan berbagai lembaga strategis. Melalui sinergi dengan YBM PLN dan RRI Jambi, kampus dapat semakin berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan kualitas pendidikan tinggi Islam di Indonesia.