Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi mengikuti Third International Conference on Sharia and Law (3rd ICoSLaw) pada tanggal 31 Juli 2024. Konferensi ini diadakan di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Ini merupakan hasil kerja sama antara Fakultas Syariah dan Hukum UINSA Surabaya dan beberapa Fakultas Syariah di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Konferensi bertujuan sebagai wadah pertemuan para ahli hukum Islam, baik dari dalam maupun luar negeri. Para ahli bertukar gagasan mengenai kajian hukum Islam klasik dan kontemporer. Tema yang diusung kali ini adalah “The Intersection of Sharia and Law in Today’s World”. Tema ini relevan dengan tantangan dan dinamika hukum Islam di era globalisasi.
Acara tahunan ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan para pakar hukum Islam. Para pimpinan redaksi jurnal juga diundang untuk berdiskusi dan berkolaborasi dalam pengembangan jurnal. Salah satu pengelola jurnal yang hadir adalah Ghina Nabilah Effendi, S.Sos., M.I.P., Managing Editor Jurnal Al-Risalah: Forum Kajian Hukum dan Sosial Kemasyarakatan Fakultas Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.
Ghina Nabilah Effendi menjelaskan bahwa konferensi ini penting untuk meningkatkan kolaborasi antar jurnal. Ia juga menyebutkan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi hukum Islam. Selain itu, ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan di tempat lain.
Dalam kegiatan ini, dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pengelola Jurnal Al-Risalah dengan ICoSLaw 2024. Perjanjian ini terkait pengelolaan dan penerbitan artikel yang dipaparkan di forum internasional tersebut. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan reputasi jurnal di mata dunia internasional.
Jurnal Al Risalah Terindeks Scopus
Menurut Ghina Nabilah Effendi, kerja sama ini membuka peluang besar bagi dosen dan peneliti. Mereka dapat mempublikasikan hasil penelitian mereka di jurnal bereputasi internasional. Apalagi, Jurnal Al-Risalah sudah terindeks Scopus. Hal ini memungkinkan peneliti untuk mempublikasikan jurnal mereka. Publikasi di jurnal bereputasi dapat mendukung pengajuan jabatan fungsional dosen, seperti Guru Besar atau Profesor.
Konferensi ini juga menampilkan berbagai pemaparan dari para pakar hukum Islam terkenal. Mereka membahas berbagai topik menarik, seperti penerapan hukum Islam di negara-negara Barat. Selain itu, dibahas pula tentang peran hukum Islam dalam menyelesaikan konflik sosial. Peserta konferensi juga diberi kesempatan untuk berdiskusi secara langsung dengan para pembicara. Diskusi ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pemahaman peserta tentang isu-isu terkini dalam hukum Islam.
3rd ICoSLaw juga menjadi ajang untuk memamerkan inovasi dan penelitian terbaru di bidang hukum Islam. Peserta dari berbagai negara mempresentasikan penelitian mereka. Partisipasi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dalam 3rd ICoSLaw menunjukkan komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas akademik dan pengakuan internasional. Dengan mengirimkan dosen dan mengadakan kerjasama, diharapkan hasil penelitian dapat lebih banyak dipublikasikan di tingkat global. Ini adalah langkah positif menuju peningkatan kualitas dan reputasi UIN STS Jambi di dunia pendidikan internasional.