Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Lima Mahasiswa UIN Jambi Lulus Bantuan Karya Ilmiah Kepemudaan 2024

Lima mahasiswa UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berhasil memenangkan bantuan untuk pendanaan tugas akhir mereka. Bersama dengan 95 mahasiswa dari berbagai kampus lain se-Indonesia, mereka akan mendapatkan total dana sebesar Rp1 miliar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI melalui skema Bantuan Karya Ilmiah Kepemudaan 2024.

Kelima mahasiswa tersebut adalah Syifa Nurrahman dan Tia Listiana dari Prodi Tadris Biologi, Nur Fadlillah Febrilita dari Prodi Pendidikan Agama Islam. Setia Wati dari Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Rinaldi Orimas Putra dari Prodi Ilmu Perpustakaan. Dalam proses pendaftaran, di samping dibimbing oleh dosen dari program studi masing-masing. Mereka didampingi oleh tim dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).

Ketua LPPM, Dr. Fridiyanto, menyambut gembira prestasi lima mahasiswa tersebut. “Atas nama LPPM, kami mengucapkan selamat atas keberhasilan mereka,” kata Fridiyanto.

“Dengan kelulusan tersebut, berarti proposal tugas akhir mereka mendapatkan pengakuan sebagai calon karya ilmiah yang penting,” tambahnya.

Bantuan Karya Ilmiah Kepemudaan merupakan bantuan pemerintah bagi pemuda (usia 16-30 tahun), yang diberikan dalam bentuk uang untuk biaya penyelesaian karya ilmiah tingkah akhir. Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga bertanggung jawab atas pembinaan dan pengembangan kapasitas kepemudaan, khususnya dalam bidang pendidikan formal. Di antara persyaratan pendaftarannya adalah memiliki indeks prestasi minimal 3.0. Mereka juga harus menulis proposal skripsi dengan topik isu kepemudaan.

Koordinator Pusat Penelitian dan Rumah Jurnal yang juga mendampingi para mahasiswa, Syukrya Ningsih, menyatakan bahwa hanya enam mahasiswa dari perguruan tinggi di Jambi yang lulus untuk mendapatkan bantuan. “Dengan lima dari UIN Jambi, berarti ini prestasi yang luar biasa,” katanya.

Sebelumnya, sesuai arahan Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, setiap program studi mendaftarkan minimal dua mahasiswa untuk mengikuti program bantuan. Dari seluruh pendaftar, lima dinyatakan lulus mendapatkan bantuan. “Karena program ini merupakan program nasional, berarti sangat kompetitif,” ujar Ningsih.

Salah seorang mahasiswa yang lulus, Tia Listiana, menulis proposal skripsi berjudul “Korelasi Kecerdasan Interpersonal dengan Hasil Belajar Peserta Didik”. Di dalam proposalnya, Tia berargumen bahwa kecerdasan interpersonal dibutuhkan oleh pemuda untuk berinteraksi dan bekerja sama terutama pada masa sekarang. “Penelitian saya, akan dilakukan di sebuah sekolah menengah atas (SMA) di Sungaililin, Sumatra Selatan, berupaya melihat korelasi kecerdasan tersebut dengan hasil belajar pemuda,” kata Tia.

Dengan dinyatakan terpilih sebagai salah satu penerima bantuan, Tia berharap bisa memanfaatkan dana penelitian dengan sebaik-baiknya. Penelitian tersebut dibimbing oleh dosen Prodi Tadris Biologi, Devie Novallyan, M.Pd. dan Muhsin Chatib, M.Pd.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses