Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

Rektor UIN STS Jambi Hadiri Rapat Pimpinan BLU di Kemenag

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Dr. As’ad, M.Pd, mengikuti rapat pimpinan Satuan Kerja Badan Layanan Umum (BLU) di Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (23/7). Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi keagamaan negeri (PTKIN) se-Indonesia.

Turut serta dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN STS Jambi, Dr. Sri Ilham Lubis, Lc., M.Pd.I, serta Sekretaris Satuan Pengawasan Intern (SPI), Ahmad Syahrizal, M.E. Kehadiran mereka sebagai bagian dari komitmen UIN STS Jambi dalam mendukung peningkatan kinerja dan pengelolaan BLU yang lebih baik.

Dalam rapat tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, M.T, menyampaikan berbagai arahan penting. Salah satunya adalah dorongan kepada pimpinan PTKIN untuk lebih giat dalam meningkatkan pendapatan BLU melalui terobosan-terobosan terbaru. Beliau menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan BLU agar dapat memberikan kontribusi optimal bagi lembaga.

Selain itu, Prof. Muhammad Ali Ramdhani juga menekankan agar regulasi-regulasi terkait pengembangan BLU tidak mempersempit ruang gerak pimpinan BLU. Menurutnya, regulasi yang tepat akan memberikan fleksibilitas dan kebebasan bagi para pimpinan dalam mengambil kebijakan strategis demi kemajuan lembaga.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis), Prof. Abu Rokhmad menyoroti pentingnya memperhatikan Standar Biaya Masukan dan Standar Pelayanan Minimum. Hal ini dianggap esensial dalam menunjang kemajuan dan keberhasilan pengelolaan BLU di setiap PTKIN. “Standar biaya dan pelayanan adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam pengelolaan BLU. Kedua aspek ini harus dipenuhi demi menjaga kualitas dan keberlanjutan layanan,” ujarnya.

Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemenag, menambahkan bahwa penguatan kapabilitas SPI menjadi kunci dalam setiap aspek pengawasan dan audit BLU. Ia menekankan pentingnya SPI untuk memiliki akses luas terhadap data guna mendukung pengawasan yang efektif. Selain itu, beliau menyoroti perlunya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan SPI. SDM SPI harus memiliki auditor yang mumpuni. Ini sangat penting agar pengawasan dapat berjalan dengan baik dan sesuai standar yang ditetapkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses