PKDP UIN STS Jambi 2026 Dimulai, Peserta Dibekali Materi Inspiratif
JAMBI – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Aston Jambi pada 8 hingga 11 Juni 2026.
PKDP menjadi salah satu program strategis untuk meningkatkan kapasitas dosen dalam menjalankan tugas akademik. Pada hari pertama, peserta mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat kompetensi profesional dan pedagogik.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Kasubdit Ketenagaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, Muhammad Aziz Hakim. Dalam paparannya, Aziz Hakim menjelaskan tujuan penyelenggaraan PKDP bagi dosen pemula.
Selain itu, ia juga mengulas berbagai tantangan yang dihadapi dosen pada era pendidikan tinggi saat ini. Menurutnya, dosen tidak hanya dituntut menguasai bidang keilmuan. Namun, dosen juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kompetensi dosen harus terus berkembang mengikuti dinamika dunia pendidikan. Karena itu, PKDP menjadi sarana penting untuk memperkuat kapasitas akademik para dosen.
Setelah sesi pembukaan tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan materi kedua. Materi ini disampaikan oleh Wakil Rektor II UIN STS Jambi, Dr. Pahmi. Dalam kesempatan itu, Dr. Pahmi membahas strategi membangun karier dan jabatan dosen yang berkualitas.
Ia menjelaskan pentingnya perencanaan karier sejak awal masa pengabdian sebagai dosen. Menurutnya, pengembangan karier harus dilakukan secara terarah dan berkelanjutan. Dosen juga perlu memahami berbagai regulasi terkait jabatan akademik.
Selain itu, produktivitas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat menjadi faktor penting. Dengan demikian, dosen dapat meningkatkan kualitas kinerja sekaligus memperkuat jenjang karier akademiknya.
Selanjutnya, peserta dibagi ke dalam tiga kelas untuk mengikuti sesi pendalaman materi.Pembagian kelas dilakukan agar proses pembelajaran berlangsung lebih efektif dan interaktif.
Pada sesi tersebut, peserta memperoleh materi mengenai moderasi beragama. Materi ini disampaikan oleh Agus Salim, Ph.D dan Prof. Ahmad Syukri. Keduanya menekankan pentingnya nilai-nilai moderasi dalam kehidupan akademik dan sosial. Moderasi beragama dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang harmonis.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai perencanaan proses pembelajaran. Materi tersebut disampaikan oleh Prof. Mukhtar, Wakil Rektor III Dr. Jamaluddin, dan Dr. Syahran. Para narasumber menjelaskan berbagai aspek penting dalam penyusunan pembelajaran yang efektif.
Pembahasan mencakup perencanaan capaian pembelajaran hingga strategi pelaksanaan perkuliahan. Mereka juga mengulas pentingnya penyelarasan metode pembelajaran dengan kebutuhan mahasiswa.
Melalui berbagai materi tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas. Tidak hanya itu, para dosen juga didorong untuk terus mengembangkan kompetensi profesionalnya.
Dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung selama empat hari, PKDP 2026 diharapkan menghasilkan dosen yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing. Program ini sekaligus menjadi komitmen UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia.