Jambi, 23 Juli 2025 – Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) tahun 2025 yang diselenggarakan Perguruan Tinggi Pelaksana (PTP) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menghadirkan narasumber ahli. Hadir Prof. Dr. Abdul Mujib, M.Ag., M.Si., Guru Besar Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta].
Dalam pemaparannya, Prof. Mujib memberikan motivasi mendalam kepada para peserta. Terkait pentingnya pengembangan karier dan jabatan fungsional dosen di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).
Sebagai salah satu anggota tim penguji calon guru besar PTKI, Prof. Mujib menegaskan bahwa setiap dosen pemula harus memiliki komitmen dalam meniti karier akademiknya secara serius. “Karier itu bukan potret diam, melainkan video panjang yang menggambarkan proses perjalanan. Dosen harus terus bergerak dan mengembangkan diri,” tegasnya.
Ia juga mendorong para peserta untuk melanjutkan studi hingga jenjang doktoral serta menargetkan pencapaian akademik tertinggi, yaitu menjadi guru besar. “Menjadi dosen ASN adalah sebuah pilihan. Namun, setelah memilih jalan ini, kita harus melangkah secara konkret menuju takdir akademik terbaik,” tambahnya penuh semangat.
Dosen Harus Bernilai dan Adaptif terhadap Zaman

Dalam sesi diskusi, Prof. Mujib turut menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi dosen masa kini. Mulai dari pengaruh media sosial, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Hingga karakteristik generasi Z yang sangat berbeda dengan generasi 1990-an.
Prof. Mujib menyampaikan filosofi motivasi kepada peserta.“Kita harus menjadi dosen yang bernilai. Jika memiliki nilai, sejauh dan sejelek apa pun kita akan tetap berharga,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Sebab, program ini menuntut dosen untuk lebih fleksibel, inovatif, dan mampu menjawab tantangan zaman.
Program PKDP merupakan program strategis dari Kementerian Agama Republik Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, profesionalisme, dan daya saing dosen pemula di lingkungan PTKI. (*)