Staf Khusus Menag: Pentingnya Membangun Jaringan

Berita 2 menit baca 336 kali dilihat
Staf Khusus Menag: Pentingnya Membangun Jaringan

Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar rapat kerja pada 5-6 Februari 2025. Kegiatan ini membahas strategi pengembangan institusi dan peningkatan kualitas akademik. Pada hari kedua, Kamis (6/2), rapat menghadirkan Staf Khusus Menteri Agama, Farid F. Saneong, sebagai narasumber utama. 

Dalam pemaparannya, Farid menekankan pentingnya membangun jaringan pendidikan sejak dini. Ia mengisahkan bagaimana petualangannya mencari beasiswa membantunya memperluas koneksi akademik. “Jaringan awalnya terbentuk secara manual. Para dosen harus memiliki mindset menjadikan junior atau mahasiswa sebagai kolega di masa depan,” ujarnya. 

Farid menegaskan bahwa jaringan dapat dibangun kapan saja dan di mana saja. “Semua tergantung potensi mahasiswa. Jangan ragu untuk memulai dari lingkup kecil,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa membangun koneksi tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga untuk kemajuan bersama. Sebagai pimpinan akademik, lanjut Farid, universitas harus memberi peluang luas kepada dosen untuk membangun jaringan. “Kami terus mengupayakan kemudahan bagi civitas akademika agar bisa menjalin kerja sama pendidikan. Meski demikian, semua harus tetap mengikuti aturan yang berlaku,” tambahnya.

Kesempatan belajar di luar negeri, menurut Farid, tidak hanya untuk mahasiswa muda. “Dosen senior yang masih bersemangat juga berhak mendapat kesempatan membangun jejaring global,” ungkapnya. Ia berharap, semakin luas jaringan akademik, semakin tinggi pula kualitas universitas. 

Dalam membangun jaringan tersebut harus merupakan persaingan sehat dengan sesama dosen. Kita harus saling memberi informasi terkait jaringan, sehingga semua pihak dapat merasakan manfaatnya.

Farid juga mengingatkan agar jaringan yang sudah terbangun tidak hanya dimanfaatkan sendiri. “Sebarkan informasi kepada teman-teman lain. Dengan begitu, kualitas dan akreditasi kampus otomatis meningkat,” tegasnya. 

Dan satu pesan saya, jangan membuat MoU hanya sekedar untuk melengkapi borang akreditasi saja. Yang kita butuhkan adalah kelanjutannya, agar Kerjasama yang terjalin bisa saling memberi manfaat.

Rapat kerja ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat jejaring pendidikan dengan berbagai pihak baik dalam maupun luar negeri. Dengan dukungan dari berbagai pihak, UIN STS Jambi optimis dapat berkembang menjadi institusi pendidikan unggulan di masa depan.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved. UTIPD 2026.