Yudisium Ke-27 Fakultas Adab dan Humaniora UIN STS Jambi Tekankan Penguatan Karakter dan Kompetensi

Berita 3 menit baca 76 kali dilihat
Yudisium Ke-27 Fakultas Adab dan Humaniora UIN STS Jambi Tekankan Penguatan Karakter dan Kompetensi

JAMBI — Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Yudisium ke-27, Kamis (13/8/2026). Kegiatan berlangsung di Amphitheater Wing B GCR UIN STS Jambi. Yudisium ke-27mengusung tema “Mengembangkan Keilmuan, Membentuk Karakter, Menjawab Tantangan Masa Depan”. Tema ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara penguasaan ilmu dan pembentukan karakter mahasiswa.

Pada periode ini, ada 51 peserta yang mengikuti yudisium dari empat program studi. Dengan rincian, dari Bahasa dan Sastra Arab sebanyak 11 orang, Ilmu Perpustakaan 18 orang. Selanjutnya prodi Bahasa Sastra Inggris 17 orang dan Sejarah Peradaban Islam sebanyak lima orang. Sementara itu, jumlah wisudawan yang tercatat mencapai 58 orang pada periode ini.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN STS Jambi, Dr. Ayub Mursalin mengucapkan selamat kepada para mahaisswa. Ia menyampaikan pesan dari Imam Syafii, tentang pentingnya kesabaran dalam menuntut ilmu. “Sangat penting bagi kita untuk bersabar menghadapi berbagai tantangan selama proses pendidikan.

Menurutnya, proses menuntut ilmu membutuhkan ketekunan karena perjalanan akademik tidak selalu berjalan mudah. Jika seseorang tidak merasakan tantangan dalam belajar, terdapat risiko kehilangan kesempatan untuk berkembang. Karena itu, mahasiswa perlu menjadikan akhlak sebagai pegangan utama dalam menjalani kehidupan akademik dan sosial.

Terlebih, mahasiswa UIN STS Jambi diharapkan memiliki karakter Islami dalam setiap aktivitasnya. “Akhlak tetap harus menjadi pegangan pertama, sebab sebagai mahasiswa UIN harus memiliki karakter Islami,” ujarnya.

Selain karakter, Dr. Ayub menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa untuk beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Menurut dia, lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teoritis. Mahasiswa juga perlu memiliki keterampilan tambahan yang dapat mendukung kiprah mereka setelah menyelesaikan pendidikan. “Tidak hanya kemampuan teoritis, tetapi memiliki skill lain,” katanya.

Dr. Ayub menilai setiap tahapan kehidupan memiliki tantangan yang harus dihadapi dengan kesiapan. Oleh sebab itu, mahasiswa didorong untuk terus membangun keterampilan sesuai dengan perkembangan zaman. “Harapan saya, kalian harus membangun skill, karena setiap tahapan ada tantangan dan setiap masa ada orangnya,” ujarnya.

Ia berharap para lulusan mampu membawa ilmu dan karakter yang diperoleh selama kuliah ke tengah masyarakat. Dengan demikian, lulusan FAH tidak hanya mampu berkompetisi secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata.

Selanjutnya Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Dr. Dian Mursyidah juga mencatat perkembangan positif dalam penerimaan mahasiswa baru sepanjang tahun ini. Jumlah mahasiswa baru mencapai 97 orang dan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut tidak terlepas dari kontribusi mahasiswa dalam memperkenalkan dan membangun citra fakultas di berbagai daerah. Karena itu, keterlibatan mahasiswa menjadi bagian penting dalam memperluas informasi mengenai program pendidikan FAH.

Selain penerimaan mahasiswa baru, FAH juga terus mendorong penguatan bidang penelitian dan publikasi ilmiah. “Pada tahun ini, dua mahasiswa berhasil melakukan publikasi jurnal sebagai bagian dari penyelesaian tugas akhir. Ini salah satu indikator meningkatnya budaya akademik dan penelitian di lingkungan fakultas,” jelas Dr. Dian Mursyidah.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan juga menyampaikan bahwa yudisium menjadi momentum pelepasan mahasiswa secara akademik. “Pada hari ini adalah akad kami melepas kalian sebagai mahasiswa,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Yudisium ke-27 mengukuhkan lulusan terbaik fakultas pada periode ini, yaitu M. Afdhal Ilmi dengan IPK 3,99, Yuni Sarah Lubis IPK 3,95, dan Nyimas Aisyah Raudhaturrahman IPK 3, 91. Ketiganya merupakan mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Arab dan memperoleh predikat Magna Cumlaude.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved.