Klinik Islam Sulthan UIN STS Jambi Disurvei oleh Tim LASKESI

Berita 2 menit baca 299 kali dilihat
Klinik Islam Sulthan UIN STS Jambi Disurvei oleh Tim LASKESI

Klinik Islam Sulthan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi disurvei Tim Lembaga Akreditasi Fasyankes Seluruh Indonesia (LASKESI). Tim surveyor disambut hangat oleh Rektor, Prof. Dr. Kasful, M.Pd. bersama Kepala UPT Pengembangan Pusat Bisnis, Kepala Biro AUPKK dan AAKK, Kepala SPI. Serta Ketua Tim kerja kesehatan bersama nakes dan dokter di Klinik kampus II UIN STS Jambi, Senin (30/12).

Rektor mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada tim surveior. “Selamat datang di kampus UIN STS Jambi. Alhamdulillah, saat ini UIN Jambi sudah terakreditasi unggul dan berbarengan dengan keluarnya izin program studi kedokteran,” ujarnya.

Rektor juga menyampaikan bahwa universitas berkomitmen agar kualitas Klinik Islam Sulthan jauh lebih baik dan memiliki beragam layanan kesehatan untuk sivitas akademika. “Dibawah pusat bisnis, klinik tidak hanya melayani civitas akademika saja. Dengan kualitas dan berbagai layanan, kita juga terbuka untuk masyarakat umum. Terlebih dengan survei ini, maka klinik UIN Jambi akan terakreditasi,” lanjut Prof. Kasful.

Dr. Eja Armas Kepala Pengembangan Pusat Bisnis menyampaikan saat ini fasilitas dan peralatan di klinik cukup baik. “Dan sejak bergabung di pusat pengembangan bisnis, kita akan melengkapinya hingga klinik layak melayani civitas akademika dan masyarakat umum. Kedepannya general check up untuk civitas akademika tidak perlu ke tempat lain cukup di Klinik UIN Jambi saja. Sebab kedepannya kita akan memiliki rencana membangun rumah sakit,” jelasnya.

Penanggungjawab Klinik Islam Sulthan, dr. Winda Angriani, M. Biomed menyampaikan bahwa UIN Jambi memiliki dua klinik, yaitu di kampus I Telanaipura dan kampus II Simpang Sungai Duren. “Klinik Islam Sulthan sudah memiliki ruang IGD, poli perawatan gigi, poli kesehatan Ibu dan Anak, Apotik ,” jelasnya.

Tim surveior yang datang adalah Maryono,SKM.,M.Kes dan Dr.dr. Ike Silvana, M.KM,Sp.KKLP. Maryono, SKM.,M.Kes menyampaikan bahwa kedatangan mereka hanya memotret kegiatan yang ada di klinik, bagaimana fasilitasnya, bagaimana administrasinya. “Kami di sini hanya memotret dan mendokumentasi, kemudian hasilnya dikirimkan ke Kementerian Kesehatan,” terangnya.

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri. All Rights Reserved. UTIPD 2026.