Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui pelaksanaan Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha). Kegiatan ini dilaksanakan di Sungai Duren pada Selasa (11/11/2025). Kegiatan tersebut difasilitasi melalui skema Litapdimas Kluster Berbasis Komunitas dan Masyarakat Marginal, serta terlaksana berkat kerja sama strategis dengan Pusat Kajian Halal Universitas Jambi.
Pelatihan yang diikuti oleh kelompok subur tani sasaran ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melakukan penyembelihan hewan sesuai standar halal, thayyib, dan prinsip kesejahteraan hewan. Meski aktivitas penyembelihan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, banyak masyarakat yang belum mendapatkan pelatihan formal, sehingga program ini menjadi langkah penting dalam peningkatan kompetensi dan profesionalitas juru sembelih di tingkat komunitas.
Pelaksana pengabdian dari UIN Jambi yang di ketuai oleh Nurfitri Martaliah, SE., M.EK. dan beranggotakan Mohd. Norma Sampoerno, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa pelatihan Juleha sangat relevan mengingat kebutuhan tenaga juru sembelih terlatih semakin meningkat, baik untuk kebutuhan rumah tangga, kegiatan keagamaan, maupun dalam rantai produksi pangan halal.
Dalam pelaksanaannya, UIN Jambi menghadirkan dokter hewan drh. Sarwo Edy Wibowo, M.Sc. yakni instruktur dari Pusat Kajian Halal Universitas Jambi yang telah berpengalaman dalam bidang standar halal, regulasi penyembelihan, serta implementasi praktik penyembelihan sesuai syariat. Para peserta mendapatkan pembekalan materi mengenai konsep halal-haram, teknik penyembelihan yang benar, prinsip higienitas dan sanitasi, hingga penjelasan mengenai kesejahteraan hewan.
Peserta juga mengikuti sesi praktik langsung penyembelihan hewan di lapangan. Pendampingan oleh instruktur berkompeten membuat peserta semakin percaya diri dalam memahami teknik memegang, memotong, serta memastikan kehalalan proses penyembelihan. Pada sesi ini, peserta tidak hanya mengamati tetapi juga mempraktikkan langsung langkah-langkah penyembelihan sesuai standar yang telah dijelaskan.
Perwakilan Pusat Kajian Halal Universitas Jambi Maratun Saadah, M.P.A. mengapresiasi inisiatif UIN Jambi dalam menghadirkan program pelatihan berbasis pemberdayaan komunitas. Menurutnya, edukasi mengenai penyembelihan halal merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pangan halal yang berkualitas.
Antusiasme peserta tampak jelas selama kegiatan berlangsung. Banyak dari mereka mengaku baru memahami standar penyembelihan halal yang benar setelah mendapatkan penjelasan dan praktik langsung. Mereka berharap pelatihan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan pengetahuan yang sama.
Melalui kegiatan ini, UIN Jambi menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam penguatan literasi dan praktik penyembelihan halal. Kolaborasi dengan Pusat Kajian Halal Universitas Jambi memberikan penguatan akademik dan teknis sehingga kegiatan berjalan sesuai standar dan memberikan dampak nyata bagi komunitas sasaran.
Program pelatihan ini diharapkan mampu mendorong terciptanya komunitas yang lebih mandiri, sadar halal, dan profesional dalam praktik penyembelihan, sekaligus mendukung pengembangan ekosistem halal di Kabupaten Muaro Jambi khususnya daerah Mendalo.