MAKNA PENGUKUHAN GURU BESAR BAGI PENGUATAN UIN STS JAMBI

Opini 3 menit baca 35 kali dilihat
MAKNA PENGUKUHAN GURU BESAR BAGI PENGUATAN UIN STS JAMBI

Oleh: Dr. Pahmi.Sy.S.Ag, M.Si (Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan)

Pengukuhan Guru Besar bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum penting dalam memperkuat marwah, kapasitas keilmuan, dan reputasi Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi. Guru Besar merupakan simbol puncak karier akademik sekaligus representasi tanggung jawab intelektual untuk menghasilkan pemikiran, penelitian, dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pada hari ini kamis, tanggal 20 Agustus 2026, telah dikukuhkan 5 Guru besar di UIN STS Jambi, 1) Prof. Dr.Dra, Illy Yanti, M.Ag, 2) Prof. Dr. Ahmad Ridwan, M.Pd.I, 3) Prof. Zulqarnain, S.Ag , M.Hum, Ph.D, 4. Prof. Dr. H. Mahmud, MY, S.Ag, M.Pd. Kelima Guru besar berasal dari Fakultas Syari’ah dan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, serta Pascasarjana UIN STS Jambi.

Isu-isu yang diusung terkait Transformasi Hukum, Peradilan Hukum Islam, dan  Restoratif Justice, kemudian terkait Transformasi Manajemen Pendidikan, serta Hukum Ekonomi Syari’ah yang semuanya dikaitkan perkembangan terkini terunama Digitalisasi.

Pengukuhan Guru Besar periode ini, berbeda dengan sebelumnya, sebab ada hal yang paling menarik yaitu Penyerahan Karya ilmiah Berupa 2 buah Buku oleh bapak Prof. Dr. Suaidi Asyari MA, Ph.D. yang berjudul “Transntegrasi Ilmu Pengetahuan menuju Peradaban Dunia Baru Melampaui Post Modernisme” dan buku kedua berjudul ” Orientalisme Sebelum Edward Said; Islam, Barat dan Politik Pengetahuan, ( Sejarah, Motivasi, Pembentukan Citra dan Peradaban Islam).

Orasi Ilmiah, Karya ilmiah yang diberikan merupakan hasil karya yang wajib diapresiasi dan menjadi rujukan dalam pengembangan Kampus tercinta UIN STS Jambi, disamping itu karya ilmiah yang disampaikan merupakan pemicu inspirasi bagi para dosen, para akademisi dan pengiat ilmu untuk selalu membaca, menulis dan berkarya untuk memajukan umat, pendikan, ekonomi, hukum dan Sumber Daya Manusian, memajukan lembaga dan civitas akademika unggul menuju kampus bereputasi internasional.

Bagi UIN STS Jambi, bertambahnya Guru Besar memiliki makna strategis. Kehadiran profesor memperkuat ekosistem akademik, meningkatkan kualitas pembelajaran dan penelitian, memperluas jejaring keilmuan, serta mendorong lahirnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah, nasional, bahkan internasional.

Guru Besar juga memiliki peran penting sebagai lokomotif pengembangan keilmuan. Mereka tidak hanya dituntut menghasilkan karya ilmiah, tetapi juga membimbing dosen muda, membangun kelompok riset, memperkuat program studi, mengembangkan kolaborasi internasional, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Dalam konteks UIN STS Jambi, pengukuhan Guru Besar hendaknya diarahkan pada penguatan visi kampus yang unggul, berintegritas, berdaya saing, dan berdampak. Kepakaran para profesor perlu dihubungkan dengan potensi dan persoalan strategis Jambi, seperti pembangunan masyarakat, lingkungan, budaya Melayu, ekonomi, pendidikan, moderasi beragama, transformasi digital, dan pembangunan berkelanjutan.

Karena itu, setiap pengukuhan Guru Besar harus menjadi awal dari tanggung jawab baru. Gelar profesor bukanlah titik akhir perjalanan akademik, tetapi amanah untuk memperluas kemanfaatan ilmu pengetahuan.

UIN STS Jambi membutuhkan lebih banyak Guru Besar yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu menjadi pemimpin pemikiran (thought leader), penggerak inovasi, dan jembatan antara kampus dengan masyarakat.

Dengan demikian, pengukuhan Guru Besar harus dimaknai sebagai investasi strategis bagi masa depan UIN STS Jambi. Semakin kuat tradisi akademik dan semakin banyak profesor yang produktif, kolaboratif, dan berdampak, semakin besar pula peluang UIN STS Jambi untuk tumbuh menjadi perguruan tinggi

Bagikan:

Syafitri Handayani

Lihat semua artikel →

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

© 2026 Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. All Rights Reserved.