Universitas Islam Negeri
Sulthan Thaha Saifuddin
Jambi

UIN STS Jambi dan Unipsas Telusuri Jejak Budaya Islam Borneo-Indonesia

Muaro Jambi – Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menerima kunjungan dari Universiti Islam Pahang Sultan Ahmad Syah (Unipsas) Malaysia. Kunjungan tersebut menjadi momen penting dalam mempererat hubungan akademik dan budaya antara dua perguruan tinggi yang memiliki akar sejarah kemelayuan yang kuat. Dalam “Jejak Budaya Islam Borneo-Indonesia” disertai penandatanganan Letter of Intent (LOI) pada Selasa (14/10).

Sebagai pembuka acara, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Husnul Abid, menyampaikan sambutan hangat kepada rombongan Unipsas. Ia mengucapkan selamat datang kepada Datok Encik Muhammad Ilham beserta para mahasiswa di tanah Jambi, yang dikenal sebagai daerah melayu tertua.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa menurut sejumlah sejarawan, salah satu asal-usul bangsa melayu berasal dari Jambi. Sekitar kawasan Candi Muaro Jambi, terdapat sebuah sungai bernama Melayu. Konon, nama “Melayu” berasal dari sungai tersebut. Namun, ada pula teori lain yang menyebutkan bahwa bangsa melayu berasal dari Borneo. Meskipun demikian, teori yang mengaitkan asal-usul melayu dengan Jambi memiliki dasar kuat karena ditemukannya naskah manuskrip kuno abad ke-14 di Kerinci. Manuskrip itu merupakan salah satu tulisan tangan tertua yang membahas tentang melayu.

Penandatanganan Letter of Intent (LOI) Membuka Peluang Kerja sama

Sementara itu, perwakilan Unipsas, Datok Encik Muhammad Ilham, menyampaikan rasa bahagianya dapat berkunjung ke UIN Jambi. Ia berharap pertemuan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas. “Kami berharap kunjungan ini tidak berhenti pada penandatanganan letter of intent semata, tetapi juga membuka peluang kerja sama konkret di berbagai bidang,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap fasilitas yang dimiliki UIN STS Jambi, terutama keberadaan hotel kampus dengan pelayanan yang prima. Selain itu, ia mengundang pihak UIN Jambi untuk melakukan kunjungan balasan ke Pahang. “Pahang masih memegang kuat nilai-nilai kemelayuan. Kami ingin bersama-sama menelusuri jejak melayu antara Pahang dan Jambi,” tambahnya.

Wakil Rektor I UIN STS Jambi, Dr. Ayub Mursalin, turut menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Jambi dan Pahang ini memiliki nilai sejarah yang sangat penting. “Keterkaitan sejarah antara Jambi dan Pahang sungguh luar biasa. Kita berharap silaturahmi ini dapat berlanjut dengan kerja sama,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa internasional di UIN Jambi cukup aktif dalam berbagai kegiatan. Dengan peran perguruan tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, pihaknya berharap kolaborasi dengan Unipsas dapat terus berkembang.

Sebagai penutup, Dr. Ayub menegaskan bahwa UIN STS Jambi telah meraih akreditasi unggul pada tahun 2024. “Ke depan, kami menargetkan untuk memperoleh akreditasi internasional. Kerja sama dengan perguruan tinggi luar negeri seperti Unipsas merupakan langkah strategis untuk mencapainya,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan nilai sejarah yang sama, pertemuan antara UIN STS Jambi dan Unipsas dapat menjadi awal dari penguatan identitas melayu dan peningkatan mutu pendidikan antarnegara serumpun.

Fotografer: Reisa Nur Amelia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses